di Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, dua aksi tersebut membuat masyarakat resah, hal mana yang mendapat respon cepat dari aparat kepolisian. Polsek Balikpapan Barat bakal menggencarkan patrol untuk membubarkan aksi perang sarung dan balap liar tersebut.
Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Teguh Sanyoto kepada Korankaltim.com mengatakan, aksi perang sarung ataupun balap liar merupakan upaya remaja mencari hiburan di bulan suci ini.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan yang dapat merugikan orang lain, Teguh bakal menggenjot patroli di wilayah mereka, terutama dikawasan-kawasan yang kerap digunakan sebagai lokasi perang sarung dan balap liar.
"Aksi itu sering dilakukan di Kampung Baru Ujung, kemudian sepanjang jalan WR Suprapto, arah Pertamina sampai dengan Jalan 21 Januari," jelas Teguh kepada Korankaltim.com Rabu (29/3/2023) siang tadi.
Pelaku balap liar dan perang sarung didominasi pelajar SMP yang tinggal wilayah Balikpapan Barat. "Warga sini semua, belum ada yang dari luar masuk," ungkapnya.
Selain melakukan patroli, Teguh juga meminta orangtua untuk tetap mengawasi putra putrinya saat bepergian keluar rumah. "Karena ini bukan anak-anak yang berumur, rata-rata masih bersekolah SMP," tutup Teguh.
Editor: Aspian Nur