Sektor Pertanian di Balikpapan Harus Lebih Diperhatikan
1 menit baca344 kali dibaca

Penulis: Laeko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN -
Minimnya perhatian pemerintah kepada sektor pertanian khususnya di Kota
Balikpapan menjadi perhatian wakil rakyat di legislatif.
Ketua
Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Suwanto mengatakan, sektor pertanian di
Kota Beriman mulai tergerus sejumlah pembangunan infrastruktur dan
semenisasi.
Padahal dengan memberikan perhatian kepada
pertanian akan menjadi pondasi dalam ketahanan pangan, demi terciptanya
komoditas lokal khusunya di Balikpapan.
“Jangan hanya semenisasi, sektor pertanian harus juga diperhatikan," tegas Suwanto kepada Korankaltim.com minggu (19/3/2023).
Saat
ini yang tak kalah penting dilakukan adalah pemanfaatan pemukiman
warga sebagai lahan pertanian skala kecil demi kebutuhan keluarga maupun
masyarakat setempat.
Paling tidak dengan memanfaatkan
pekarangan rumah sebagai lahan tani ini bisa menciptakan ketahanan
pangan bagi keluarga atau lingkungan sekitar.
Meski demikian
diakuinya untuk di Balikpapan untuk terfokus di Sektor pertanian, yang
betul-betul kuat diakuinya saat ini belum bisa. Karena memang lahan di
kota Balikpapan yang minim.
"Hanya tinggal bagaimana
berinovasi menciptakan petani kota , seperti KWT ( Kelompok Wanita
Tani) dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai areal tani untuk
menekan inflasi kebutuhan dari luar," jelas Suwanto.
Sama
halnya dengan pepaya mini, itu memang saat ini hilang dari peredaran.
Padahal dulu ini pepaya mini pernah terjual sampai lokal maupun
internasional. "Ini mungkin perlu dihidupkan kembali," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur










