Penghargaan itu diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas peran Korankaltim.com dalam rangka menyukseskan upaya Kantor Imigrasi Balikpapan yang tengah berupaya memberikan pelayanan terbaik selayaknya hotel berbintang 5. Sekaligus membuktikan bahwa instansi pemerintahan mampu memberikan pelayanan terbaik dalam prinsip perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.
"Alhamduillah, penghargaan ini menjadi kado bagi Koran Kaltim yang besok (22/11/2022) genap berusia 16 tahun. Semoga Kantor Imigrasi Balikpapan semakin andal dalam pelayanan, hebat dan inovatif," ungkap Hendra, selaku Kepala Koran Kaltim Biro Balikpapan.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kota Balikpapan, Rakha Sukma Purnama mengaku, pihaknya menargetkan untuk menyabet predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2023 mendatang. Sebelumnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) telah diraih dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB)
Ia memastikan, bahwa predikat WBK maupun WBBM merupakan sebuah prestise karena tidak semua satuan kerja mampu mendapatkan.
"Ada kategori-kategori yang dinilai khusus untuk instansi pemerintahan agar bisa meraih predikat. Alhamdulillah sejak kantor ini berdiri 1956, di tahun 2021 sudah mendapat WBK," kata Rakha saat temu awak media di aula Sudirman lantai 4 Kantor Imigrasi TPI I Kota Balikpapan, Senin (21/11/2022) siang.
Menurutnya, raihan predikat merupakan sebuah pembuktian dan janji nyata bahwa Kantor Imigrasi di Balikpapan sudah melakukan berbagai perubahan. "Tentunya tidak bisa dilakukan sendiri, butuh bantuan dan dukungan serta masukkan semua pihak," ucapnya.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kota Balikpapan telah melakukan berbagai perubahan dalam pelayanan. Mulai dari layanan pengambilan paspor secara drive thru, fasilitas ramah disabilitas, pojok baca, hingga keberadaan taman inspirasi.
Kantor Imigrasi turut memanfaatkan ranah digital untuk memperkenalkan layanan sekaligus memberikan edukasi, menjaga citra institusi, menangani krisis komunikasi hingga mengampanyekan program.
"Kami telah melakukan banyak perubahan, baik itu dari segi pola pikir maupun budaya kerja. Tak ada lagi istilah informasi yang sulit diterima maupun informasi yang tak jelas diberikan kepada masyarakat," jelasnya.
Kantor Imigrasi, lanjut Rakha, berupaya memudahkan semua layanan yang diberikan di kantornya.
"Tak ada lagi yang dipersulit, tidak ada lagi ruang tunggu dan fasilitas pelayanan yang buruk. Saat ini kami berupaya sekuat mungkin untuk bisa memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat," pungkas Rakha.
Editor : Rusdi