"Terkait dengan pembangunan di akhir tahun Kejaksaan Negeri Balikpapan melakukan pemantauan di lapangan, supaya pihak ketiga yang melaksanakan kegiatan agar tepat waktu,"papar Kepala Seksi Intelijen Kejari Balikpapan Ali Mustofa kepada media ini Minggu (20/11/2022) sore.
Selain itu pihaknya juga memastikan bahwa spesifikasi pembangunan sesuai dengan kontrak. Ali juga menegaskan tidak segan-segan akan melakukan tindakan hukum ketika ditemukan adanya tindak pidana.
"Jika itu ada hal yang di luar spesifikasi kontrak maka kami juga tidak segan-segan melakukan penindakan terhadap pengerjaan tersebut jika ada indikasi perbuatan pidana."tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Balikpapan juga mengkritisi soal proyek pembangunan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Ampal, Balikpapan.
Bahkan meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan investigasi.
Ketua Bidang Perguruan tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Balikpapan Zulkifli mengatakan hasil temuan inspeksi mendadak (sidak) oleh Komisi III DPRD Balikpapan tentunya menjadi perhatian.
"Proyek pengerjaan di depan global sport dan saluran yang bermuara di perumahan taman sari wika dengan anggaran sebesar 136 M untuk pekerjaan 6 titik penanggulangan DAS Ampal, namun ditemukan beberapa kejanggalan yaitu target hanya mencapai 0,9 persen dari target yang harusnya sampai akhir tahun 2022 mencapai 32 persen,"katanya melalui rilis yang diterima media ini Jumat (18/11) siang.
Selain itu juga DPRD Balikpapan menemukan hanya 11 orang pekerja dilapangan, padahal berdasarkan Permen PUPR No 7 tahun 2021 terkait pekerjaan proyek besar harus mencapai 40 - 50 pekerja.
"Kejanggalan yang ditemukan terkhususnya kepada pihak kontraktor sebagai pemenang tender untuk proyek penanggulan DAS Ampal tidak cukup profesional dan kompetensi dalam pelaksanaan proyek penanggulangan DAS Ampal,"katanya.
Menurutnya hal ini menjadi perhatian khususnya masyarakat Kota Balikpapan yang berharap dengan anggaran senilai Rp136 Miliar untuk penyelesaian proyek penaggulangan banjir DAS ampal yang di nanti nanti.
"Harapan masyarakat tentu DAS itu mampu menuntaskan permasalahan banjir di kota Balikpapan, jangan sampai ini menjadi momentum kesempatan yang di mamfaatkan di luar dari kepentingan masyarakat kota Balikpapan,"paparnya.
Penulis : Yudi Hadi
Editor : Rusdi