Kadinkes Andi Sri Juliaty menambahkan, per Selasa, terdapat tujuh pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dirawat di rumah sakit di kelas rawat isolasi. “Kemudian terdapat 60 orang yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Mereka yang isolasi tidak bergejala lebih banyak, dari pada yang bergejala ringan,” ucapnya.
Untuk kasus yang terbanyak dari riwayat perjalanan luar kota. Dua Minggu yang lalu pihaknya juga merilis bahwa ada klaster dari pekerja migas dan tambang. Ditambah dengan klaster keluarga yang pulang liburan.
“Dan dua hari ini kita sudah menemukan kasus warga yang tidak melakukan perjalanan sama sekali. Artinya, ini diduga terjadi transmisi lokal,” paparnya.
Tak hanya itu, dia terangkan, dari 67 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19, pihaknya telah mengirimkan spesimen untuk diperiksa jenis varian virusnya yang berjumlah 15 spesimen Whole Genome Sequencing (WGS).
“Dan kami menerima hasil kemarin sore, bahwa dari 15 sampel yang dikirim, ada enam orang yang varian virus BA.5. Mereka semuanya sudah selesai Isolasi dan kondisi mereka sudah membaik, tidak bergejala berat,” jelasnya.
Dirinya meminta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Hal itu dikarenakan penularan virus BA.5 sangat cepat.
“Lebih cepat dari virus jenis omicron dari sebelumnya. Walaupun, tidak bergejala berat. Kemudian pasien-pasien yang kami temukan umumnya mengeluhkan batuk, pilek, demam dan sakit tenggorokan,” pungkasnya.
Penulis: */Laeko
Editor: Supiansyah