
“Perayaan Natal akan selalu mengingatkan kita berkaitan peristiwa kelahiran Isa Al Masih sebagai Juru Selamat yang membawa kedamaian, kebenaran dan kesejahteraan bagi umat,” ujarnya.
Menurut Pangdam, semangat cinta kasih yang diajarkan oleh Isa Almasih hendaknya dapat dijadikan landasan untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan dengan seluruh umat beragama yang dilandasi pengabdian kepada bangsa dan Negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Pangdam berpesan, perayaan Natal bersama agar dijadikan momentum ini untuk meningkatkan rasa kepedulian, kebersamaan dan cinta kasih terhadap sesama umat Kristiani, keluarga serta masyarakat disekitar lingkungan kita dan juga untuk memupuk jiwa toleransi, saling menghormati sesama umat beragama serta mewujudkan kebersamaan prajurit dan PNS di lingkungan Kodam VI/Mulawarman.
Kepada wartawan Kasdam menyampaikan kurang lebih sudah 2 tahun tidak melaksanakan Natal bersama karena adanya pandemi Covid- 19 dan sekarang ini pandemi sudah menurun, beliau mengajak kepada para prajurit dan PNS untuk merayakan Natal bersama secara terbatas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Ditambahkan oleh Kasdam perayan Natal bersama sebagai ajang silaturahmi. Serta berbagi kasih karena sebelumnya panitia Natal juga melaksanakan bakti sosial. Pemberian paket Natal serta anjangsana ke sejumlah panti asuhan yang ada di Balikpapan termasuk korban kebakaran di Kampung Baru Ulu.
Untuk diketahui, dalam ibadah perayaan Natal tersebut pesan natal disampaikan oleh Pastor Frans Huvang MSF untuk doa Syafaat Pdt. Dr. Samuel Kusuma, MTh, sedangkan doa persembahan Pendeta Frediston Sileti S.TH , untuk doa berkat oleh Pastor Frans Huvang MSF.
Sumber: Pendam VI/Mlw