Saat tiba di Balikpapan mereka meminta bantuan orang lain menghubungi bupati Tegal untuk meminta bantuan, mengakomodir kepulangan mereka ke Pulau Jawa dan akhirnya berkordinasi dengan Forkopimda Balikpapan.
TNI AL Lanal Balikpapan bersama dengan Pemerintah Kota Balikpapan dan DPRD Balikpapan memfasilitasi keperluan pemulangan para puluhan pekerja proyek tersebut menggunakan jalur laut.
Komandan Pangkalan TNI AL Balikpapan mendapat Direktif dari Walikota Balikpapan Rahmad Mas'Ud, yang sebelumnya sudah berkordinasi dengan Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, karena telah dihubungi oleh Bupati Tegal yang melaporkan untuk dapat membantu kepulangan warganya yang masih terlantar di Kutai Barat.
Danlanal pun Langsung dengan berkordinasi dengan Pelindo untuk bisa mengakomodir, membantu para pekerja asal Jawa Tengah ini untuk pulang ke daerahnya. Selanjutnya Danlanal Balikpapan memerintahkan jajaran untuk segera membantu pergeseran 25 pekerja tersebut dari daerah Sepinggan untuk dibawa ke Mako Lanal Balikpapan menunggu Kapal Tujuan Surabaya untuk diantar menuju Pelabuhan Semayang.
Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Siswo Widodo mengatakan, upaya yang dilakukan sudah maksimal yang dilakukan oleh Forkooimda Balikpapan untuk membantu para pekerja proyek tersebut.
"Sehingga bersama sama sinergis membantu 25 warga brebes yang sebelumnya datang terlantar di Kabupatan Kutai Barat dikarenakan pekerjaan yang tidak sesuai dengan perjanjian. Kami terketuk untuk membantu saudara kita yang kesusahan, hal ini merupakan salah satu bentuk operasi militer selain perang dalam wujud bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh TNI AL Lanal Balikpapan bersama Instansi Pemerintahan Kota,"ujar Siswo.
Ke-25 pekerja tersebut selanjutnya dipulangkan dengan menggunakan Kapal Mutiara Perindo dengan tujuan Surabaya Provinsi Jawa Timur pada Rabu (15/12/2021) pagi tadi. Selanjutnya perjalanan menuju Jawa Tengah dengan bantuan kendaraan dari Pemerintah Kabupaten Tegal.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur