Parpol tersebut yakni Partai Golkar, PDI Perjuangan, PKS, Gerindra, Demokrat, PKB, PPP, dan Perindo.
Kendati demikian, PDI Perjuangan terus mengupayakan agar kursi Wawali tersebut dapat dipertahankan sebab Thohari Aziz berasal dari PDIP.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kaltim Ananda Emira Moeis mengatakan menyangkut usulan dari Parpol pengusung merupakan hak dari masing-masing partai. Tetapi, pihaknya sejauh ini tetap melakukan komunikasi politik yang baik kepada lintas parpol itu. "Komunikasi bagus, kemarin kan kita sudah sama-sama berjuang. Mudah-mudahan lah nanti tetap PDI Perjuangan," kata Nanda kepada Korankaltim.com.
Saat ini dari PDIP sudah mempersiapkan orang untuk diusulkan kepada Wali Kota. "Haji Baba dan Bu Risti Utami, Istri almarhum Thohari Azis, sudah kita usulkan ke DPP, tinggal tunggu SK DPP aja," ucapnya.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim ini berharap SK dari DPP partainya dapat segera terbit agar bisa langsung dikomunikasikan kepada Wali Kota karena pada dasarnya selama ini visi misi PDIP dalam membangun Kota Minyak juga telah mendapat chemistry-nya dengan Rahmad Mas'ud. "Kami menunggu arahan DPP seperti apa. Kami siap melaksanakan," tutupnya.
Penulis : Faishal Ays
Editor : Bambang Irawan