Program BPJS gratis kelas III Mandiri itu membutuhkan anggaran Rp 61 miliar di tahun 2022, sedangkan untuk akhir tahun ini sebesar Rp 17 miliar yang dialokasikan dalam APBD P.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud mengatakan program BPJS gratis ini akan segera dilaksanakan, tinggal menunggu Peraturan Wali Kota (Perwali) Balikpapan.
"Ya tinggal dijalankan, kan sudah disetujui. Akhir tahun ini, kita kan Perwali tinggal dikasih keluar, cepat-cepat kita eksekusi karena sudah persetujuan dari DPRD," ujar Rahmad saat ditemui, Jumat (13/8/2021).
Perwali saat ini masih dalam proses dan tinggal menunggu diturunkan dari Pemerintah Provinsi.
"Karena Perwali kan harus ke Gubernur juga harus ada harmonisasi dengan Kementerian Hukum dan HAM," tandasnya.
Dijelaskannya, ada 200 ribu Kepala Keluarga (KK) yang akan mendapatkan BPJS gratis di luar dari peserta yang menunggak dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Balikpapan.
"Kita bayarkan yang tidak menunggak, ya selesaikan dulu dan selamanya mendapat fasilitas gratis," bebernya.
Dalam program ini, Rahmad menginginkan SDA yang sehat dan cerdas. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 untuk memberikan pelayanan dan kesejahteraan rakyat, baik pendidikan maupun kesehatan.
"Mudah-mudahan jadi contoh bangsa kita bangsa kita untuk menggratiskan kesehatan dan kemudian menggratiskan pendidikan," katanya.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan