Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro membenarkan penemuan Zahra dalam kondisi sehat itu. Bersama Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Balikpapan, Rengga langsung mendatangi lokasi dimaksud.
Setelah diperiksa dan memastikan dengan menghadirkan ibu Zahra bernama Ika, ternyata benar memang bocah itu yang hilang sejak 29 Juni 2021 lalu.
"Awalnya ada informasi warga ada anak ditemukan tertidur di musala sendirian di kawasan Prona," ungkap Rengga.
Tidak ada yang mengetahui siapa yang membawa Zahra ke musala tersebut. "Tidak ada yang tahu, warga hanya melihat dia tertidur sendirian, masih kami lakukan penyelidikan," sebut Rengga lagi.
Saat ini polisi juga belum bisa memintai keterangan dari Zahra terkait siapa orang yang membawa selama ini."Belum nanti dulu, kami biarkan dia tenang, nanti biar ibunya yang pelan-pelan ajak bicara. Yang jelas masih kami dalami pelakunya," tegas Rengga.
Diberitakan sebelumnya, masyarakat Balikpapan digemparkan dengan informasi adanya balita dinyatakan hilang usai bermain. Zahra yang berdomisili di Manggar Sari RT 30 Balikpapan Timur tidak pulang ke rumah sejak Selasa (29/6/2021) sore sekira pukul 15.15 WITA.
Berdasarkan keterangan Ibu Zahra bernama Ika, anaknya berpamitan untuk main di sekitar rumah namun hingga malam anaknya tidak kunjung pulang.
"Pamit bilang main cuma main sampai malam tidak pulang karena sebelum Maghrib biasa pulang cuma ini gak pulang, saya cari di tempat biasa main juga gak ada, saya sudah lapor ke pihak kepolisian sampai sekarang belum ketemu," kata Ika kepada korankaltim.com Kamis (1/7/2021) siang lalu.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur