Sementara tren Covid-19 alami peningkatan dan pernah mencapai 144 kasus dalam satu hari. Angka itu dilaporkan pada 25 Juni 2021 lalu. Disertai dengan penambahan klaster yakni pernikahan dan yasinan.
“Kemarin ada 144 kasus, itu memang terkonfirmasi yang terbanyak setelah lebaran,” kata Andi Sri Juliarty selaku Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan, Minggu (27/6).
Dirinya yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan ini mengakui terjadi peningkatan kasus terus menerus. Satgas pun sedang berusaha untuk melakukan pengendalian.
“Jadi tren naik alam dua minggu ini selalu ada setiap hari, dan juga kami mengamati kasus yang sama terjadi di tingkat nasional,” ujarnya.
Mirisnya, kasus Covid-19 turut menyasar kepada anak-anak. Sebanyak 250-an anak terpapar dalam dua bulan terakhir. Data tersebut dikumpulkan sejak 5 Mei 2021 lalu. “Dibutuhkan strategi untuk mencegah penularan terhadap anak,” sebutnya.
Surat edaran yang diterbitkan Pemerintah Kota Balikpapan memutuskan seluruh tempat pnermainan anak ditutup. “Kepada keluarga agar tidak mengikutsertakan anak-anak pada aktivitas di luar rumah,” imbaunya.
Selain itu, kelurahan Graha Indah masih menjadi wilayah dengan angka Covid-19 tertinggi yakni 82 kasus. Namun kelurahan Sepinggan juga patut diwaspadai. “Ada beberapa RT di Sepinggan itu klaster baru,” tandasnya.
Penulis : */Hendra
Editor : Bambang Irawan