"Awal 24 April ada satu kasus. Kemudian 2 Mei, ada pasutri sakit dan memang aktif di masjid. Kemudian dibawa anak ke rumah sakit dan hasilnya positif. Akhirnya dirawat karena kondisinya kurang sehat," kata Lurah Graha Indah, Satrio, Senin (10/5/2021).
Sehingga warga yang sempat kontak langsung dengan pasien di rumah ibadah melakukan pemeriksaan secara mandiri. "Akhirnya bermunculan lagi kasus positif," ungkapnya.
Masjid Ar Rahmah, lanjut Satrio, merupakan rumah ibadah yang tidak terlalu luas. Lebarnya hanya sekitar empat meter dan jemaah merupakan warga perumahan Bumi Nirwana di Kecamatan Balikpapan Utara.
"Memang jamaah ada yang memakai masker ada juga yang tidak. Beberapa malam terakhir banyak jemaah ke masjid untuk beribadah karena mengejar malam lailatul qadar," sebutnya.
Puluhan warga yang terkonfirmasi positif rerata berusia setengah baya atau telah memasuki masa pensiun. Sehingga lebih banyak menghabiskan waktu untuk beribadah.
"Jadi penyebaran terjadi di Masjid Ar Rahmah dan yang beribadah ya warga situ saja. Memang beberapa kali sempat mengundang ustaz dari luar," ujarnya.
Pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan Ketua RT dan Satgas setempat untuk penanganan kasus positif. Bahkan dilakukan pula rapid test massal sebagai upaya tracing atau pelacakan.
Penulis: Hendra
Editor : Bambang Irawan