"Tidak usah kecewa. Sebentar lagi vaksinnya datang. Jangan kecewa, nanti malah sakit," kata Rizal Effendi, Jumat (5/3/2021).
Ungkapan Rizal itu sekaligus menjawab atas kekecewaan yang datang dari salah satu tokoh Katolik karena hanya 19 orang pemuka agama tersebut yang mendapat vaksinasi dari 900 jatah vaksin yang disediakan.
Sementara secara keseluruhan, masyarakat yang ditargetkan mendapat vaksin Sinovac buatan Tiongkok itu sebanyak 540 ribu jiwa dengan rentang usia antara 18 sampai 59 tahun. Sementara vaksin yang datang pada tahap ke dua berjumlah 9.000 dosis.
"Semua mau duluan. Itu kan baik karena ingin mencegah. Tapi ya sabar," lanjutnya.
Selain itu, kelompok lanjut usia yang berjumlah sekira 50 ribu jiwa juga turut mendapat vaksin. "Lansia juga pasti dapat," ucapnya meyakinkan.
Rizal yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan ini mengaku tak gampang untuk membagi tahapan vaksinasi. Mengingat jumlah vaksin yang tiba dan digunakan cukup terbatas.
"Coba bayangkan, guru cuma dapat 750 orang sementara jumlahnya 6.000 orang. TNI itu jumlahnya hampir 3.000 orang dan yang dapat cuma 500 orang," sebutnya.
Dirinya pun telah mendapat informasi mengenai kedatangan 10 juta vaksin di Jakarta. Hanya saja belum diketahui jatah vaksin untuk Balikpapan pada tahap ke tiga.
"Tunggu saja, sebentar lagi vaksin pasti datang. Nggak usah marah, nanti kena Covid-19," tandasnya seraya berkelakar.[]
Penulis : */Hendra
Editor : Rusdi