"Kita dengar bersama ada pertanyaan dari warga bahwa terutama masalah vaksin, ya mudahan harapan mereka vaksin ini jangan sampai disalahgunakan artinya diperjualbelikan," ungkap Aminuddin di sela kegiatan reses Senin (1/3/2021) malam.
Menurutnya vaksin Covid-19 dianggarkan oleh pemerintah pusat dan dibagikan kepada masyarakat secara gratis."Vaksin ini kan sudah dibeli oleh pemerintah pusat, kemudian didistribusikan ke propinsi dan daerah tentu harapan mereka divaksin juga jangan sampai hanya kelompok tertentu yang merasakan vaksin tersebut," ujarnya.
Terkait informasi tersebut lanjut politikus partai berlambang kepala garuda merah ini masyarakat juga harus selektif terkait informasi atau berita yang berkembang.
"Boleh jadi sebenarnya ada vaksin merek lain karena vaksin yang ada inikan berbagai macam, tapi vaksin yang selama ini kita tahu yang dibeli pemerintah adalah Sinovac dan itu selama ini yang dibagi kepada masyarakat,"jelasnya.
Aminuddin meminta kepada masyarakat jangan cepat berasumsi dan menerima informasi yang belum terbukti kebenarannya."Mungkin ini hanya asumsi yang mereka pernah dengar berita hoax yang beredar di media sosial, ini sangat mengkhawatirkan,"bebernya.
Namun demikian lanjut Aminuddin bahwa ketika ada informasi yang valid terkait adanya penjualan vaksin Covid-19 dari pemerintah maka akan ditindaklanjuti.
"Jika ada informasi demikian jika memang benar ada artinya ada vaksin yang diperjualbelikan tolong kami disampaikan agar kami bisa menindaklanjuti," tutupnya.
Editor: Yudi Hadi
Editor : Bambang Irawan