"Di hari pertama pendaftaran Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan kita melihat sebuah fenomena yang seakan-seakan tidak ada kondisi Covid-19. Kita dapat melihat sendiri salah satu bakal pasangan calon Wali Kota dan wakil Wali Kota Balikpapan melakukan pendaftaran di Kantor KPU Kota Balikpapan dengan membawa massa pendukungnya sehingga terjadi kerumunan massa," ungkapnya.
Menurutnya sebagai calon pemimpin di Balikpapan dapat memberikan contoh kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.
"Seharusnya sebagai Bakal calon pemimpin kota dapat memberikan contoh yang baik. Jangan sampai kejadian seperti ini membuat kluster Covid-19 yang baru di Kota Balikpapan," jelasnya.
Dia meminta bahwa para calon pemimpin daerah dapat dijadikan tauladan bagi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan bukan sebaliknya.
"Kami harapkan tentu kejadian seperti tidak ada lagi karena tentu akan rentan penyebaran Covid-19. Khususnya penerapan physical distancing," tandasnya
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Bambang Irawan