Akan tetapi, dia mengakui untuk mencapai angka tersebut, bukan perkara mudah. Terlebih jika menilik partisipasi pemilih yang dicapai pada Pilkada sebelumnya di kisaran 60 persen.
"Kalau kita lihat di Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pilpres 2019 lalu, di Balikpapan partisipasinya 80 persen. Tapi dalam sejarahnya, Pilkada Balikpapan ini tidak pernah melebihi angka 61 persen, paling mentok kemarin itu 60,34 persen," terangnya.
Kendati demikian, Thoha mengaku pihaknya menyiapkan strategi guna mendongkrak partisipasi pemilih.
Seperti sosialisasi Pilkada yang menyasar pemilih pemula melalui program Goes To School, Goes To Campus dan kini merencanakan menyentuh kalangan santri serta komunitas pemuda.
"Sudah siap anggarannya jadi tidak ada alasan kami tidak aksi," 'tegasnya.(adv).
Penulis : Sofyan Jufri
Editor: M.Huldi