"Iya, jadi tesnya konvensional. Materinya mengenai perundang-undangan, itu penting karena tugas penyelenggara pemilu tak jauh dari peraturan dan undang-undang," kata Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha, Rabu (29/1/2020).
Tes tertulis berupa pertanyaan dengan banyak pilihan jawaban atau multiple choice juga mengenai pengetahuan teknis dan mekanisme pemunguta suara. Pelaksanaan tes di Hotel Menara Bahtera.
"Ini soal pokok juga, dan sistem penilaian berupa pengumpulan jawaban peserta dan dinilai berdasarkan bobot ucapnya.
Noor Thoha menjelaskan tes tertulis untuk menjaring 10 besar calon PPK. Kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara hingga tersisa 5 peserta untuk satu kecamatan.
"Balikpapan kan ada 6 kecamatan, jadi akan ada 30 orang PPK yang bertugas secara ad hoc membantu KPU," pungkasnya. (adv)
Penulis/Editor : Hendra