
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Sekolah Garuda Transformasi yang dilaksanakan berdasarkan perintah langsung Presiden Republik Indonesia.
Kepala SMA Negeri 10 Samarinda, Ni Made Adnyani menjelaskan bahwa pelaksanaan tes tersebut dibagi menjadi dua sesi guna mengakomodasi seluruh peserta dari kelas XI.
“Kegiatan ini diikuti oleh 270 siswa pada sesi pertama dan 134 siswa pada sesi kedua,” ujar Ni Made Adnyani.
Program yang bertajuk “TerPRIMA” ini bertujuan untuk melaksanakan penjaringan talenta siswa secara terstruktur dan terarah.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah mengidentifikasi siswa yang memiliki skor IQ di atas 115 guna dipersiapkan sebagai calon tenaga ahli masa depan.
Secara spesifik, program tersebut bertujuan untuk menyiapkan kader-kader potensial yang akan diproyeksikan sebagai calon penerbang tempur.
Selain itu, para siswa terpilih juga dipersiapkan untuk menempuh pendidikan sebagai kadet di Universitas Pertahanan (Unhan), khususnya pada jurusan Kedokteran dan Farmasi.
Adapun sasaran dari program ini adalah siswa-siswi kelas XI dan XII yang memenuhi kriteria tertentu. Selain aspek intelektual, para peserta diwajibkan memiliki kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang prima, serta memiliki kemauan kuat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
Berdasarkan data teknis program, SMAN 10 Samarinda menjadi salah satu dari 11 sekolah unggulan di Indonesia yang terpilih dalam daftar sasaran program ini.
Sekolah lain yang terlibat di antaranya berasal dari Aceh, Sumatera Utara, DKI Jakarta, hingga Papua Barat Daya.
Selain memenuhi kriteria intelektual, para siswa yang terjaring diharapkan memiliki kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang prima serta semangat pengabdian yang tinggi kepada bangsa dan negara.
Pelaksanaan tes di SMAN 10 Samarinda dipantau langsung secara daring melalui aplikasi Zoom oleh pihak Pusat Psikologi TNI guna memastikan proses seleksi berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
“Ini merupakan bagian dari program Sekolah Garuda yang merupakan perintah langsung Presiden,” tandasnya. (adv)
Editor: Erwin