Sistem papan skor digital ini memungkinkan nilai peserta tampil secara langsung seiring pengerjaan soal sebagai wujud keterbukaan informasi kepada publik.
Kepala SMAN 10 Samarinda, Ni Made Adnyani menjelaskan bahwa penerapan sistem tersebut merujuk pada petunjuk teknis (juknis) yang menekankan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan nondiskriminatif.
“Dalam juknis itu kita menggunakan lima prinsip itu yang mendorong kita untuk melakukan live score," kata Ni Made Adnyani, Sabtu (25/4/2026).
Selain menjalankan regulasi, tingginya dorongan masyarakat menjadi faktor penting. Banyak orang tua menginginkan proses seleksi yang terbuka dan dapat dipantau seketika.
Kehadiran sistem ini pun dinilai ampuh meredam keraguan publik terhadap potensi manipulasi nilai selama tahapan seleksi berlangsung. “Karena publik mengamati, mereka senang sekali,” tambahnya.
Secara teknis, Live Scoreboard tersebut terintegrasi langsung dengan sistem ujian. Perolehan nilai peserta akan otomatis muncul di layar publik begitu siswa menyelesaikan seluruh pengerjaan soal.
Mengenai keamanan data, pihak sekolah menjamin tidak ada informasi sensitif yang dipublikasikan. Sebab, panitia memisahkan antara sistem ujian dengan biodata lengkap peserta untuk mencegah potensi kebocoran identitas.
Guna mengantisipasi kendala teknis, SMAN 10 Samarinda telah meningkatkan kapasitas peladen (server) sebelum pelaksanaan ujian, sekaligus menyiapkan sistem pencadangan data yang kuat. “Mitigasinya sudah disiapkan dengan menaikkan kapasitas server sebelum ujian berlangsung, jadi mem-backup data siswa,” tegasnya.
Sejauh ini, respons orang tua peserta dinilai sangat positif. Transparansi yang disuguhkan membuat wali murid merasa lebih tenang dan menerima hasil ujian, meski putra-putrinya tidak lolos seleksi.
Ke depan, penerapan Live Scoreboard berpotensi menjadi standar baku dalam proses seleksi di SMAN 10 Samarinda, bergantung pada dukungan berbagai pihak di masa mendatang. “Kalau memang semua pihak mendorong untuk melakukan itu ya lebih baik begitu ya. Jadi kualitas pendidikan di Kaltim akan semakin maju,” pungkasnya. (adv)