Mengusung konsep “kuliner keliling Indonesia”, menu yang disajikan berasal dari berbagai daerah seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi.
Hidangan dipilih untuk merepresentasikan cita rasa khas masing-masing daerah dengan pengolahan yang tetap menjaga keaslian.
Menu disajikan dengan sistem rotasi harian dan mingguan, sehingga tamu mendapatkan variasi berbeda dan tidak monoton saat sarapan. Head Chef Whiz Prime Hotel Balikpapan, Jufri Sarne, mengatakan program ini dirancang untuk memberi pengalaman baru bagi tamu.
“Kami ingin tamu merasakan sensasi wisata kuliner Indonesia melalui menu yang terus berganti,” katanya, Jumat (10/4/2026).
Ia menegaskan, cita rasa tetap menjadi perhatian utama dalam setiap sajian. “Kami menjaga keaslian rasa dengan teknik memasak tradisional, namun disajikan dengan standar hotel,” tambahnya.
Selain itu, live cooking station turut dihadirkan, memungkinkan tamu melihat langsung proses penyajian menu seperti soto dan hidangan tradisional lainnya.
General Manager Whiz Prime Hotel Balikpapan, Andi Nurwahyu, menyebut program ini juga membawa nilai emosional bagi tamu. “Kami ingin menghadirkan rasa ‘rumah’, terutama bagi tamu dari luar daerah,” katanya.
Ia berharap program ini dapat menarik tidak hanya tamu hotel, tetapi juga masyarakat umum. “Kami ingin ini jadi pilihan sarapan dengan cita rasa Indonesia di Balikpapan,” ujarnya.
Ditambahkannya, Whiz Prime Hotel Balikpapan tidak hanya menghadirkan layanan, tetapi juga ikut memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara dalam konsep yang lebih modern. (Adv)
Editor: Erwin