Kegiatan tersebut rencananya dilaksanakan pada Selasa (20/1/2026) mendatang. Proses teknis ini diprediksi berlangsung selama kurang lebih 10 jam, dimulai sejak pagi hari.
“Kegiatan pengurasan rutin tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan,” ujar Staf Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Taufik Minggu (18/1/2026).
Taufik memastikan aliran air akan kembali normal sesegera mungkin apabila pengerjaan di lapangan tuntas lebih awal dari estimasi waktu yang ditetapkan.
Namun, selama proses berlangsung, distribusi air ke pelanggan dipastikan akan terhambat sementara.
Adapun wilayah yang berpotensi terdampak penghentian sementara distribusi air bersih meliputi Perumahan Bengkuring, Puspita Bengkuring, Jalan Durian, Jalan Wanyi, serta Jalan Padat Karya dan sekitarnya.
Ia pun mengimbau warga di kawasan tersebut untuk segera menampung air bersih sebagai cadangan selama masa pengerjaan.
“Dengan adanya informasi ini, diharapkan masyarakat dapat mempersiapkan diri selama proses pengurusan berlangsung,” tandasnya.
Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi tambahan, Perumdam menyediakan akses melalui laman resmi www.perumdamtirtakencana.id, media sosial instansi, serta layanan pelanggan di nomor 0811 55 3536 atau (0541) 2088100. (Adv)
Editor: Erwin