FEVOSH 2025 digelar di Main Dealer Training Center Astra Motor Kalimantan Timur 2 dan diikuti 218 siswa serta 15 guru dari sejumlah SMK mitra. Para peserta sebelumnya telah melalui tahapan seleksi mandiri di tingkat sekolah.
Dari proses tersebut, terpilih masing-masing empat siswa dan empat guru terbaik dari SMKN 6 Samarinda, SMKN 16 Samarinda, SMKN 19 Samarinda, dan SMKN 20 Samarinda untuk berkompetisi di tingkat regional.
Dalam ajang ini, peserta siswa diuji melalui berbagai materi teknis, mulai dari pengenalan alat, pengukuran, hingga perawatan dan perbaikan sepeda motor Honda.
Sementara itu, peserta guru diuji dalam aspek pedagogik, khususnya kemampuan menyampaikan materi teknik secara tepat sasaran dan menarik bagi siswa.
Technical Service Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Ignatius Nindyatama, mengatakan FEVOSH merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.
“Festival Vokasi Satu Hati menjadi bagian dari semangat Sinergi Bagi Negeri. Kami melakukan monitoring dan kalibrasi secara konsisten untuk menciptakan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di industri sepeda motor,” ujarnya.
Ia menambahkan, Astra Motor Kaltim 2 terus mendorong keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri melalui implementasi Kurikulum Merdeka yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk dukungan sarana dan fasilitas pembelajaran di sekolah.
Peserta terbaik dalam FEVOSH 2025 tingkat regional ini akan melanjutkan kompetisi ke tingkat nasional. Juara pertama kategori siswa dan guru akan mewakili Kalimantan Timur pada Kontes SMK Nasional bersama perwakilan dari 27 main dealer sepeda motor Honda di seluruh Indonesia.
Kategori Siswa:
Juara 1: Risky Pratama (SMKN 19 Samarinda)
Juara 2: Haikal Vahlevi Caesar (SMKN 16 Samarinda)
Juara 3: Akmal (SMKN 6 Samarinda)
Kategori Guru:
Juara 1: Tidar Karya Nugraha (SMKN 6 Samarinda)
Juara 2: Achmad Fauzi (SMKN 20 Samarinda)
Juara 3: Teguh Prayoga (SMKN 19 Samarinda). (Adv)
Editor: Erwin