Puluhan Guru dan Siswa Ikuti Workshop Pembinaan Ketalentaan di SMA 10 Samarinda
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis : Ayu Norwahliyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Upaya memperkuat prestasi sains dan riset pelajar terus didorong melalui Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Pembina Ketalentaan yang digelar di SMA Negeri 10 Samarinda, Senin (15/12/2025).
Kegiatan ini diikuti 32 guru dan 38 siswa dari tiga sekolah, yakni SMA Negeri 10 Samarinda, SMA Negeri 2 Sangatta Utara, dan SMA Negeri 3 Tenggarong.
Workshop difokuskan untuk meningkatkan kualitas pembinaan siswa berprestasi di bidang olimpiade sains dan riset. Pelaksana Tugas Kepala SMA Negeri 10 Samarinda Ni Made Adnyani mengatakan, peserta mendapatkan pelatihan langsung dari para peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional.
Para narasumber juga merupakan praktisi yang telah berpengalaman menghadapi kompetisi sains berstandar nasional. “Mereka tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga berbagi pengalaman, strategi belajar, dan trik mengerjakan soal olimpiade,” ujarnya.
Workshop dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu. Pada hari terakhir, kegiatan akan diisi narasumber dari Universitas Padjadjaran (Unpad) yang membahas Bina Talenta Indonesia serta penguatan riset kolaboratif.
Ni Made berharap, kegiatan ini mampu meningkatkan kompetensi guru pembina sekaligus mempersiapkan siswa agar lebih siap bersaing di ajang sains dan riset tingkat nasional.
Apalagi, SMA Negeri 10 Samarinda sendiri selama ini telah menjalankan latihan rutin setiap hari bagi siswa yang terpilih dalam pembinaan ketalentaan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim), Armin mengapresiasi konsistensi pembinaan yang dilakukan sekolah.
Namun demikian, dia juga mengingatkan para guru terkait pentingnya memberi ruang bagi siswa berprestasi untuk berkembang secara optimal. “Kita sangat mengapresiasi karena latihan sudah berjalan setiap hari. Anak-anak yang sudah terpilih sebaiknya difokuskan dan tidak dibebani kegiatan yang tidak relevan,” kata Armin.
Armin juga menyampaikan, Disdikbud Kaltim telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan pihak Unpad untuk memperkuat pembinaan ketalentaan di sekolah. “Kami sudah MoU dengan Unpad dan instruksinya juga sudah disampaikan,” jelasnya.
Melalui workshop ini, diharapkan semangat guru dan siswa semakin meningkat, sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan prestasi sains dan riset di sekolah. "Tiga sekolah unggulan ini akan kami perkuat dan pantau perkembangan programnya," tutup Armin. (adv)
Teks Foto : Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Pembina Ketalentaan di SMA Negeri 10. (Ayu/KoranKaltim.com)










