Perumdam Lakukan Pemeliharaan Berkala di IPA Bendang
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Ayu Norwahliyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana kembali melakukan pengurasan bak lumpur pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendang Samarinda selama dua hari, yakni pada Selasa, (17/6/2026) hingga Rabu, (18/6/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan berkala untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat.
Staf Humas Perumdam Tirta Kencana, Taufik menjelaskan bahwa pengurasan clarifier atau bak pengendap ini merupakan agenda rutin yang dijadwalkan setiap tiga bulan sekali untuk seluruh IPA di Kota Tepian.
“Tujuannya agar kualitas air tetap terjaga. Pekerjaan pengurasan ini penting agar air yang sampai ke pelanggan tetap memenuhi standar layak konsumsi,” ungkap Taufik.
Proses pengurasan dimulai pukul 08.00 WITA dan diperkirakan memakan waktu antara 8 hingga 10 jam. Jika pekerjaan rampung lebih cepat dari estimasi, maka distribusi air akan segera dipulihkan lebih awal.
“Estimasi pengerjaan satu kali sepuluh jam. Tapi jika memungkinkan, air bisa langsung kembali didistribusikan begitu pekerjaan selesai,” ujarnya.
Selama proses pengurasan berlangsung, sejumlah kawasan diperkirakan akan mengalami gangguan suplai air, terutama di wilayah pelayanan IPA Bendang.
Di antaranya mencakup kawasan Kelurahan Lok Bahu, Jalan M Said, Revolusi, Teuku Umar, Rapak Indah, hingga kawasan Jalan Pangeran Suryanata, Kampung Pinang dan Bukit Pinang. Daerah yang dilayani melalui booster AW Syahranie serta kawasan Ring Road I, II, dan III juga berpotensi terdampak.
Taufik mengimbau masyarakat yang berada di daerah-daerah tersebut untuk menampung air secukupnya sebelum proses pengurasan dimulai. Perumdam Tirta Kencana memastikan kegiatan ini dilakukan dengan optimal dan tetap mengutamakan kenyamanan pelanggan.
“Warga kami minta untuk menyiapkan tampungan air lebih awal agar kebutuhan sehari-hari tetap bisa terpenuhi selama gangguan distribusi berlangsung,” imbaunya. (Adv)
Editor: Aspian Nur










