Langkah ini dilakukan guna menjaga kualitas air yang disalurkan kepada pelanggan.
Pengurasan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 pagi hingga sore hari. Namun, durasi pengerjaan dapat berubah tergantung kondisi di lapangan. Tidak menutup kemungkinan proses pengurasan selesai lebih cepat
Menurut Staf Humas Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda, Taufik, bahwa pengurasan ini memang rutin dilakukan pertiga bulan.
“Hal ini kami lakukan lantaran proses pengurasan bak sedimentasi dan flokulasi ini untuk meningkatkan kualitas air yang nanti disalurkan ke masyarakat,” ungkap Taufik, Senin (21/4/2025).
Meski pengurasan berlangsung, Perumdam Tirta Kencana memastikan bahwa pemadaman total kemungkinan tidak akan terjadi. Namun, debit air diperkirakan akan berkurang sementara waktu.
Hal ini karena meskipun keran utama dimatikan, air yang masih tersisa di dalam pipa penghubung tetap dapat mengalir ke rumah-rumah pelanggan.
Kendati demikian, rumah-rumah yang berada di lokasi lebih tinggi seperti lantai dua atau kawasan perbukitan berpotensi mengalami pemadaman total akibat tidak adanya tekanan dari keran utama.
“Masyarakat di daerah terdampak diimbau untuk menampung air sehari sebelum dilakukan pengurasan. Meskipun tidak ada pemadaman total, debit air akan berkurang, dan rumah di lokasi tertentu mungkin akan mengalami pemadaman total,” jelasnya.
Perumdam Tirta Kencana berkomitmen untuk menjaga kualitas air secara berkelanjutan. Pengurasan dilakukan sebagai respons terhadap kondisi filter yang mulai kotor atau adanya peningkatan kadar lumpur di dalam air.
Setelah proses pengurasan selesai, air di IPA Sungai Kapih ini diharapkan dapat mengalir seperti semula dengan kecepatan yang sama.
Beberapa wilayah yang diperkirakan akan terdampak antara lain Jalan Kapten Sujono, Jalan Sejati, Perum Pondok Karya Lestari, Perum Ariesco, Perum Sambutan Asri, Perum Handil Kopi, Jalan Perjuangan, Jalan Damanhuri, Jalan Damai, Jalan Gerilya, dan sekitarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Perumdam Tirta Kencana meminta maaf dan mengimbau masyarakat yang berada di wilayah tersebut untuk mempersiapkan penampungan air sebelum proses pengurasan dilakukan. (Adv)
Editor: Erwin