Diwarnai cuaca mendung dan hujan rintik, Wali Kota Samarinda Andi Harun hadir dalam apel pagi tadi dengan menekankan tentang target akses air bersih di Kota Tepian ini.
“Kalau target penyaluran air bersih 100 persen, kami serahkan pada jajaran direksi. Tetapi yang pasti, untuk mecapai 100 persen hingga 2029, diperlukan pembangunan IPA (Instalasi Pengolahan Air) setiap tahun,” sebut Andi.
Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana, Nor Wahid Hasyim menyebut kebutuhan IPA sesuai dengan catatan wali kota yang mana sesuai dengan perencanaan setiap tahun harus ada pembangunan satu IPA.
Pada tahun 2025 ini akan ada tiga IPA yang terbangun. IPA Gunung Lingai atau sebutannya IPA Lingai III, merupakan IPA yang dibangun berdasarkan bantuan keuangan (Bankeu) dari pemerintah provinsi (Pemprov). “Alhamdulillah kami dibantu pihak provinsi,” kata Hasyim.
Untuk pembangunan oleh Pemerintah Kota Samarinda berada di IPA Berambai, Kecamatan Samarinda Utara sedangkan poin terakhir ada di bisnis to bisnis yang sesuai dengan arahan wali kota, dengan pihak ketiga.
“Tadi ditandatangani dan itu bentuknya IPA Bendang II di Kecamatan Sungai Kunjang. Tahun ini insha Allah ada tambahan kurang lebihnya 500 liter/perdetik, sudah cukup besar, mudah-mudahan itu cukup,” harapnya.
“Tapi tidak stop disitu saja, setelah kami membaca pertumbuhan penduduk dan luasan cakupan kami berharap tahun depan bisa membangun kembali IPA dibeberapa lokasi, satu diantaranya di Sungai Kapih dan pemerintah sudah menyiapkan lahannya,” papar Hasyim. (Adv)
Editor: Aspian Nur