Dari kunjungan tersebut, kata Fathur, nantinya siswa dari SMAN 10 Samarinda atau pelajar Kalimantan Timur berkesempatan mendapat potongan biaya pendidikan di perguruan tinggi, di India.
Selain itu, telah terjalin juga kerjasama dan kolaborasi dengan beberapa sekolah di India seperti dengan Mount Abu Public School, pengembangan dan adaptasi kurikulum India untuk SMA 10 terkait STEAM dan Coding Skill, hingga terbukanya kesempatan kerja bagi para lulusannya.
"Di Bannet University, universitas di bawah group TIMES India, kami diterima oleh Prof. (Dr.) Ajith Abraham beliau adalah Wakil Rektor. Di Bannet ini ada jaminan kerja bagi mahasiswa yang masuk ke sini karena terhubung dengan banyak perusahaan multiinternasional yang datang mencari talenta baru di sini, selain itu juga kerja sama dengan Sharda University dan Manav Rachna University untuk potongan biaya pendidikan hingga 50 persen di semua jurusan termasuk medis dan kedokteran" beber Fathur.
Sementara di Mount Abu Public School, lanjut Fathur pihaknya ditemui langsung oleh sang Kepala Sekolah, yakni Dr.Jyoty Aurora beserta jajarannya, juga beberapa siswa. Yang menarik, kata Fathur rombongan juga bertemu dengan sejumlah orang tua yang sangat antusias menyambut dan berdiskusi layaknya sebuah keluarga.
"Kami belajar banyak terkait pendidikan menengah di India yang nantinya akan diterapkan di SMA 10 khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Sekaligus untuk mempersiapkan SMA 10 menjadi sekolah unggul di bawah binaan Kemendikdasmen sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo," beber Fathur.
Untuk itu, Fathur bilang bahwa kerja sama yang terjalin sejatinya tidak melulu hanya untuk SMAN 10 Samarinda saja. Tapi juga membuka kerjasama dengan semua sekolah di Kalimantan Timur.
Sebagai tindak lanjut atas kunjungan rombongan SMAN 10 Samarinda ke India, nantinya, sejumlah instansi pendidikan di negeri Bollywood juga akan melakukan kunjungan balasan ke Samarinda, pada Mei 2025 sekaligus penandatanganan MoU.
Sambil menunggu hal itu, akan ada pertukaran budaya dan sharing sesion secara virtual untuk guru dan siswa.
"Untuk semuanya, kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Kaltim melalui Dinas Pendidikan Kaltim, KBRI New Delhi, Komite sekolah dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kunjungan dan kerja sama ini," pungkasnya. (Adv)