Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, Washington Saut Dompak mengatakan bahwa menjelang akhir tahun 2024 ini berhasil memberikan kontribusinya berupa PNBP kepada negara sebesar Rp27,87 miliar.
“Per 20 Desember 2024 ini, kami berhasil menyetorkan PNBP ke negara sebesar Rp27,87 miliar dan ini merupakan capaian terbesar kami,” ucapnya usai menggelar konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, Senin (23/12/2024).
Selain itu, pada pembuatan paspor di tahun 2024 juga mengalami lonjakan yang cukup signifikan baik dari permohonan paspor elektronik maupun yang biasa.
Total dari seluruh permohonan paspor selama tahun 2024 mencapai 34.100 paspor yang terbit. Adapun rincian penerbitan paspor berjenis elektronik sebanyak 16.542 paspor sedangkan yang paspor biasa mencapai 17.558 paspor.
“Kalau dari sisi permohonan paspor berdasarkan jenis permohonan, itu yang baru membuat mencapai 19.938, habis masa berlaku sebanyak 13.137, yang hilang mencapai 500 dan halaman penuh sebanyak 525,” bebernya.
Selain itu, sepanjang tahun 2024 pihaknya juga mencatat jumlah izin tinggal baik dari izin tinggal kunjungan sebanyak 775 orang, izin tinggal terbatas sebanyak 733 dan izin tinggal tetap sebanyak 4 orang.
Washington tegaskan di tahun ini terdapat warga negara asing (WNA) yang ada di wilayah otoritas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda sebanyak 1.512 orang dan 535 lainnya diisi oleh tenaga kerja asing (TKA).
Aspek pengawasan terhadap orang asing juga turut ditingkatkan dengan melakukan operasi mandiri, gabungan, timpora, dan pengawasan intelejen. Bahkan, tindakan keimigrasian pun dilakukan sebagai bagian dari sanksi untuk menimbulkan efek jera pada WNA.
“Sepanjang tahun 2024 terdapat 14 yang diberikan tindakan administratif keimigrasian (TAK) dan deportasi, dan 2 WNA diberikan projusticia atau penegakan hukum yang dilakukan oleh tim imigrasi,” ujarnya.
Di sisi lain, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda juga melaporkan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang mencapai 95,48 persen, dengan belanja pegawai yang realisasinya mencapai 99,03 persen, belanja barang sebesar 92,80 persen dan belanja modal sebesar 97,44 persen.
Capaian layanan keimigrasian berdasarkan pembuatan paspor juga mengalami peningkatan yang drastis yaitu mencapai 286,11 persen, sementara untuk izin ke imigrasi izin masuk kembali sebanyak 147,04 persen, dan pendapatan lainnya mencapai 80,78 persen. Dengan total PNBP yang diraih sebanyak Rp27.876.200.000 miliar. (Adv)
Editor: Erwin