
Kegiatan diseminasi ini merupakan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Pada kegiatan kali ini dilakukan oleh Ketua Prodi S1 Teknik Mesin UMKT Anis Siti Nurrohkayati, bersama dua dosen lainnya, serta dibantu dua orang mahasiswa.
Anis mengatakan selain memberikan edukasi kepada kelompok tani, pihaknya juga memberikan mesin pencacah jerami padi. Hal tersebut dilakukan dengan harapan dapat menambah pendapatan bagi kelompok tani dengan memanfaatkan limbah menjadi barang bermanfaat.
Dengan mesin pencacah jerami ini kata dia, dapat mengolah limbah jerami menjadi produk lain, seperti pupuk organik, hingga pakan ternak.
“Akhirnya merek (kelompok tani) lebih paham bahwa limbah jerami itu ada manfaatnya. Karena selama ini hanya diambil orang secara cuma-cuma,” ungkap Anis, Selasa (17/9/2024).
Pihaknya juga memberikan pelatihan manajemen penjualan menggunakan e-commerce alias transaksi jual beli melalui media elektronik. Sebab, untuk saat ini di beberapa online shop sudah satu ikat sudah dijual dengan harga Rp15 ribu hingga Rp30 ribu.
“Sehingga ketika ini dapat dimanfaatkan penjualan melalui e-commerce tentu bisa meningkatkan ekobomi dari para petani tersebut,” jelasnya.
Ke depan, nantinya akan ada kegiatan lanjutan serupa untuk memberikan mesin pertanian guna mendukung produktivitas petani.
Sementara, manfaat untuk para mahasiswa yang menjadi bagian dalam program PKM ini, nantinya akan dikonversi dengan mata kuliah.
“Jadi mereka cukup absen saja, selebihnya nilainya sudah aman,” ungkapnya.
Anis menjelaskan sebelum dilakukan program ini, terlebih dahulu dilakukan pengajuan dan seleksi proposal pada Maret lalu. Kemudian terdapat pengumuman dari Kemendikbudristek di Mei lalu. Selanjutnya selama empat bulan, sejak Juli dilaksanakan kegiatan.
Sementara, Ketua Kelompok Tani Sri Warga, Sumardi mengucapkan terima kasihnya kepada pihak UMKT atas bantuan yang telah diberikan ini.
“Semoga apa yang kita terima ini bisa kita manfaatkan dengan baik dan juga bisa meningkatkan kesejahteraan di masyarakat,” ungkapnya. (Adv)