Lima Mahasiswa Asing Belajar Di Unmul
1 menit baca324 kali dibaca

Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Universitas Mulawarman memberikan layanan program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing Darmawisma Republik Indonesia (BIPA DRI) kepada 5 mahasiswa asing dari berbagai negara.
Adapun mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut diantaranya Franciszek Oskar Glowgewski (Polandia), Ramanantsugera Roiotiana Aroniny Aina (Madagaskar), Abdussalam Hasnee (Thailand), Chareef Laehtee (Thailand), dan Ailham Hama (Thailand).
Wakil Rektor IV Unmul, Nataniel Denge mengatakan bahwa mereka tidak hanya belajar berbahasa Indonesia tetapi juga belajar tentang budaya dan kultur Indonesia melalui program BIPA DRI selama 10 bulan.
“Selamat datang kepada lima mahasiswa asing yang terpilih untuk mengikuti program BIPA di Unmul, semoga kalian bisa belajar dengan nyaman di sini,” ucap dia saat mengisi sambutan, Selasa (3/9/2024).
Kepala Unit Pelayanan Tugas (UPT) Layanan Internasional (LI) Sulistyo Prabowo menjelaskan bahwa seharusnya ada sekitar 11 mahasiswa asing yang ingin mengikuti program BIPA yang diselenggarakan oleh Unmul. Tetapi berdasarkan aturan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, hanya bisa menerima 5 mahasiswa asing.
“Ada proses seleksi, jadi terpilih lah lima mahasiswa asing tadi yang punya niatan untuk belajar bahasa Indonesia serta budayanya,” tuturnya.
Lima mahasiswa yang terpilih, nantinya akan mengikuti berbagai pembelajaran mulai dari Senin-Jumat dari pukul 8.30 hingga 11.30 WITA. Pembelajaran ini juga tidak hanya dilakukan di kelas saja tetapi juga ada kegiatan di luar kelas.
"Mereka bisa juga belajar di outdoor, seperti mengunjungi kampung tenun, kelas membatik, dan lain-lain, dan semua pembiayaan ditanggung langsung pleh Kementerian,” jelasnya.
Tak hanya itu, salah satu pelajar dari Madagaskar, Ramanantsitoera Rojotiana Aron'ny Aina mengutarakan perasaanya saat hendak mengikuti Program BIPA Unmul.
"Saya sangat senang disini, menjadi bagian dari mahasiswa BIPA Unmul. Saya memilih Samarinda, karena saya yakin bisa belajar banyak tentang budaya indonesia disini," pungkasnya. (adv)










