Ground Breaking tersebut secara langsung di hadiri oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, CEO HD Hyundai Construcktion Equipment, Choi Cheol Gon beserta tamu undangan lainnya.
Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Bumi Ruhui Rahayu sebesar 34 persen didukung oleh sektor infrastruktur.
"Ya, pastinya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kita masih diwarnai sektor tambang dan migas," kata Akmal Malik, Minggu (21/7/2024).
Menurut Akmal, cukup banyak perusahaan yang ingin berinvestasi karena melihat Kaltim, khususnya Balikpapan karena cukup kondusif. Ditambah lagi posisi Kota Beriman dekat dengan IKN, termasuk industri tambang dan migas yang masih menjanjikan.
"Mereka membangun workshop di sini (Balikpapan), mereka melihat tren ke depan akan lebih bagus," ungkapnya.
Pemprov Kaltim, lanjut Akmal, berkewajiban memberikan rasa nyaman berinvestasi dan berkompetisi dengan perusahaan lainnya. Tentunya dengan persaingan yang sehat untuk menunjang perekonomian daerah. Sekaligus memberdayakan putra daerah.
"Tentunya diberikan kesempatan kepada perusahaan swasta untuk menggunakan anak-anak Kaltim sesuai dengan kebutuhan mereka," jelasnya.
Terlebih Pemprov Kaltim menggencarkan pelatihan kompetensi bersertifikasi dengan menggunakan fasilitas di Balai Latihan Kerja (BLK). "Apalagi Hyundai juga siap menampung tenaga kerja di workshop mereka," pungkas Akmal Malik.
CEO HD Hyundai Construction Equipment, Choi Cheol Gon menambahkan, keberadaan Balikpapan Facility merupakan investasi sumber daya guna meningkatkan pelayanan dan penjualan di Tanah Air. "Indonesia adalah pasar besar dan sangat penting," imbuh Choi.
Dirinya menyebut Kaltim adalah salah satu wilayah tambang terbesar di Indonesia. Sehingga berbagai persyaratan teknis dan tingkat pelayanan untuk perusahaan pertambangan sangat tinggi.
"Ini menjadi titik awal upaya kami dalam memenuhi berbagai kebutuhan mereka," ujarnya.
Pihaknya pun berencana mendirikan pusat pelatihan agar mitra dapat belajar dan berkembang melalui fasilitas yang disediakan. Serta untuk berkontribusi agar masyarakat lulusan lokal menjadi bagian internal dari industri yang dijalankan.
"Kami memiliki banyak rencana, kami percaya sepenuhnya semua dapat dicapai, bersinergi bersama dalam mewujudkannya," tutup Choi. (Adv)
Editor: Aspian Nur