Diawali dengan mengikuti kegiatan apel yang digelar pasukan dan pencanangan aksi keselamatan jalan di halaman parkir Polresta Samarinda, rangkaian kegiatan ini merupakan implmenetasi dari Operasi Keselamatan 2024 yang akan dilakukan selama 14 hari kedepan hingga tanggal 17 Maret mendatang.
Gelaran pasukan OKM 2024 ini dibarengi dengan pencanangan aksi keselamatan jalan. Di kesempatan itu juga dihadiri Forkopimda Kota Samarinda, Komunitas Motor serta instansi/stakeholder terkait. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Polresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli.
Ketua Ikatan Motor Honda Samarinda, Edy Priyono mengatakan bahwa pihaknya mengikuti Apel gelar pasukan dan pencanangan aksi keselamatan jalan dan juga ikut melaksanakan campaign #cari_aman dalam Operasi Keselamatan Mahakam 2024, dengan memasang sepanduk himbauan yang berisikan “Pencegahan terhadap gangguan yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas”.
“Kami mendukung kegiatan Operasi Keselamatan Mahakam 2024 ini sebagai upaya kami perwakilan komunitas untuk mengedukasi masyarakat, khususnya sesama komunitas motor guna meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran lalu lintas,” ujarnya, Sabtu (9/3/2024).
Sementara, Safety Riding dan Community Development Astra Motor Kaltim 2, Fajrin Nur Huda mengatakan bahwa keikutsertaan Main Dealer Astra Motor Kaltim 2 bersama IMHS dalam rangkaian kegaitan Operasi Keselaamtan Mahakam sebagai bentuk nyata kepedulian bersama terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat.
“Terlaksananya kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergitas bersama bagi negeri antara Main Dealer Astra Motor Kaltim 2, IMHS Polresta Samarinda dan seluruh pihak terkait dalam rangka mendukung kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas) yang lebih baik, Untuk selalu #cari_aman, menggunakan Helm dan jaket saat berkendara sepeda motor,” ujarnya.
Tak hanya itu, Kanit Kamsel Sat Lantas Polresta Samarinda, Iptu I Gusti Ketut Arya Putra mengucapkan terima kasih telah ikut peduli keselamatan masyarakat di kota Samarinda, ia menilai dukungan semua pihak sangat dibutuhkan untuk meminimalisir tingkat kecelakaan. Hal ini demi terwujudnya kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas) yang lebih baik,
“Kami mengimbau masyarakat saat berkendara untuk tertib berlalu lintas,” pungkasnya. (adv)
Berikut ini daftar 11 pelanggaran yang menjadi target selama Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2024:
1. Berkendara menggunakan handphone.
2. Pengemudi/pengendara di bawah umur.
3. Sepeda motor berboncengan lebih dari 1 orang.
4. Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt.
5. Berkendara dalam pengaruh alkohol.
6. Berkendara melawan arus.
7. Berkendara melebihi batas kecepatan.
8. Kendaraan yang overdimension dan overloading.
9. Sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
10. Kendaraan yang menggunakan lampu isyarat (strobo) dan isyarat bunyi (sirene).
11. Kendaraan yang menggunakan pelat nomor khusus/rahasia. (Adv)