VP
TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, mengatakan pelatihan ini sengaja disasar
sebagai kesinambungan pembinaan bagi UMKM binaan Pupuk Kaltim yang bergerak di
usaha sablon karung. Hal ini mengingat pengembangan kapasitas pelaku usaha
sangat penting, agar daya saing dan kepercayaan konsumen semakin meningkat
dengan hasil produk yang berkualitas.
Para
peserta pelatihan ini sebelumnya telah dibina dan diberdayakan untuk jasa
sablon karung produk Pupuk Kaltim, sebagai bentuk pemberdayaan bagi masyarakat
sekitar Perusahaan dalam mewujudkan kemandirian di Kota Bontang. Namun seiring
meningkatnya permintaan dari berbagai pihak, maka perlu adanya penguatan
kapasitas pelaku usaha agar produk maupun pelayanan yang diberikan semakin
optimal.
"Melalui
pelatihan ini, UMKM binaan dapat semakin tumbuh berdaya saing dengan menjaga
kualitas produksi, sehingga kepercayaan konsumen pun meningkat. Dimana saat ini
permintaan untuk sablon tidak hanya dari Pupuk Kaltim, tapi juga perusahaan
maupun pihak lainnya di Bontang," tutur Sugeng.
Dijelaskannya,
langkah ini pun sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian
masyarakat dengan mendorong pemberdayaan melalui peluang usaha mandiri di Kota
Bontang. Kesinambungan pembinaan dengan penguatan kapasitas pelaku usaha
ditujukan agar UMKM bisa naik kelas, serta mampu menjadi usaha yang tangguh
dengan berbagai perbaikan untuk menjaga kepercayaan konsumen.
"Seiring
tingginya permintaan dari pihak lain, diharap kemandirian pun bisa tercapai
dengan baik. Makanya penguatan kapasitas melalui pendampingan lanjutan
dilaksanakan Pupuk Kaltim, agar pelaku usaha binaan makin tumbuh dan
berkembang," tambah Sugeng.
Selain
penguatan kapasitas usaha, para mitra binaan ini juga diberikan pendampingan
pengembangan potensi diri berbasis mental health selama dua hari, dengan
mendatangkan pakar psikologi yang ahli di bidangnya. Hal ini pun wujud
kepedulian Pupuk Kaltim bagi pelaku usaha binaan, agar bisa menjaga
produktivitas dengan tidak mudah stres yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan
mental.
Sebab
tidak bisa dipungkiri, suasana kerja dengan aktivitas yang tinggi sangat rentan
terhadap kesehatan mental dan tubuh, sehingga perlu upaya pengelolaan stres secara
benar agar tidak berdampak buruk terhadap produktivitas dan kinerja. Maka dari
itu, pendampingan psikolog dinilai penting untuk turut dibekali bagi pelaku
usaha binaan, sehingga pengelolaan usaha pun sejalan dengan manajemen diri
untuk tetap produktif.
“Pengelolaan
stres ini kadang dianggap remeh dan kurang diperhatikan, padahal sangat
berpengaruh terhadap produktivitas dan kinerja. Makanya Pupuk Kaltim secara
inisiatif turut memberikan pendampingan lanjutan bagi mitra binaan, agar
kesehatan mental dan tubuh tetap terjaga dengan baik,” tutur Sugeng.
Kepala
Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskop UKMP) Bontang Kamilan, menyambut
positif kesinambungan pendampingan Pupuk Kaltim bagi UMKM binaan melalui
penguatan kapasitas pelaku usaha agar semakin tumbuh berdaya saing.
Dikatakan
Kamilan, sektor jasa sablon sangat berkaitan dengan kualitas hasil produksi
untuk menjaga kepercayaan pelanggan, dan hal ini diharap bisa diperhatikan
dengan baik oleh pelaku usaha agar dampak positif dari pembinaan Pupuk Kaltim
makin dirasakan oleh penerima manfaat.
"Salah
satunya tonjolkan ciri khas sablon yang dihasilkan dan jaga kualitas serta
keasliannya, sebagai nilai jual kepada konsumen agar puas dengan karya kita
untuk menghindari potensi pemalsuan," ucap Kamilan.
Dirinya
pun menilai pelatihan ini merupakan wujud keseriusan Pupuk Kaltim dalam
memaksimalkan potensi usaha binaan, sehingga pemberdayaan warga lokal semakin
meningkatkan peluang usaha mandiri untuk mendorong kesejahteraan secara
ekonomi. Mengingat hal ini bagian dari fokus Pemerintah terhadap penguatan UMKM
agar lebih berdaya saing,
"Pendampingan
seperti ini yang kita harapkan, sehingga penguatan kapasitas pelaku usaha bisa
terus ditingkatkan dalam mendorong kemandirian dan daya saing UMKM lokal,"
kata Kamilan.
Salah
satu peserta pelatihan Anjas Asmara, mengungkapkan pelatihan ini menjadi
penyegaran baginya dalam menciptakan produk yang lebih berkualitas, guna
meningkatkan kepercayaan konsumen dan peluang usaha agar semakin berkembang.
Menurut
dia, pemberdayaan Pupuk Kaltim untuk kebutuhan sablon karung produk perusahaan
selama ini memberikan dampak positif, khususnya terhadap perekonomian dan
kesejahteraan keluarga melalui bekal keterampilan yang diberikan.
Hal
ini pula yang diharapkan seiring peningkatan kapasitas melalui pelatihan yang
digelar, sehingga kedepan usaha sablon karung yang dijalaninya makin bertumbuh
dengan kualitas yang jauh lebih baik.
"Peningkatan
keterampilan seperti ini sangat kami butuhkan, sebab pemberdayaan Pupuk Kaltim
telah menjadi peluang usaha menjanjikan bagi kami yang diharap makin berkembang
kedepannya," ujar Anjas.(*)