Penyerahan bantuan sosial tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan BEM Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) Kampus Paser, Dewan Mahasiswa (Dema) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Rusyid dan BEM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Widya Praja,
Ketua Dema STIT Ibnu Rusyid Yuni Sara. Menyampaikan, Penyerahan bantuan sosial dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian segenap Mahasiswa di Kabupaten Paser. Terhadap lembaga sosial yang ada di Kabupaten Paser.
"Kami selaku Mahasiswa Paser berupaya untuk memberikan dampak soaial yang baik kepada Masyarakat, salah satunya melalui kegiatan penyaluran bantuan sosial ini," ucap Yuni Sara.
Penyaluran Bantuan Sosial tersebut, diharapkan juga menjadi perhatian bagi seluruh Mahasiswa di Kabupaten Paser. Mengingat kedepannya Mahasiswa juga akan berkiprah bersama Masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya dimaknai sekedar penyaluran bantuan sosial saja, lebih dari itu peranan Mahasiswa di lingkungan masyarakat," ujar Ketua BEM Polnes Kampus Paser Agustio Pratana Nata.
Sementara itu, Perwakilan BEM STIE Widya Praja Ade Lutfi Islamiyah. Mengaku, kegiatan tersebut memiliki makna yang cukup besar. Yakni, peran serta Mahasiswa dalam mewarnai pembangunan di Kabupaten Paser.
"Mahasiswa memiliki peranan dalam pelaksanaan Pembangunan Daerah, hal tersebut diwujudkan melalui berbagai agenda kemahasiswaan, salah satunya melalui kegiatan penyaluran Bantuan Sosial ini," ujar Ade Lutfi Islamiyah.
Disisi lain, Ketua panti Asuhan Al Muhtadin, H. Fakhruzi. Mengapresiasi agenda yang dilaksankan segenap Mahasiswa tersebut. Ia berharap, tidak hanya sekedar menyalurkan bantuan sosial saja. Namun Mahasiswa mampu menjadi ujung tombak dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Paser.
"Semoga saja tidak hanya berhenti pada kegiatan penyaluran Bantuan Sosial saja, kami barharap akan masih ada lagi berbagai kegiatan lain yang dapat meningkatkan kualitas SDM di Paser," ucap Fakhruzi mengakhiri. (adv)