Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Sunarto mengatakan terdapat korelasi antara program BKKBN dengan keberadaan Kwarda Kaltim yaitu pengelolaan remaja-remaja melalui gerakan pramuka Satuan Karya Keluarga Berencana (Saka Kencana). Terlebih dengan adanya program BKKBN yaitu Media Usia Kawin Pertama (MUKB).
"Karena kegiatan kepramukaan bisa kita kolaborasikan dengan BKKBN terutama bagaimana kita mengelola remaja-remaja ini, dengan adanya MUKB ini kami bisa memberikan pemahaman tentang usia ideal untuk menikah," kata Sunarto pada kegiatan pelantikan Saka Kencana di Gedung Pramuka, Sabtu (23/13/2023).
Satu dari 4 jumlah penduduk Kaltim diisi oleh anak muda namun kalau tidak dikelola dengan baik dirinya mengkhawatirkan terjadinya hal buruk bagi kehidupan sosial.
"Kalau tidak dikelola dengan baik, khawatir bukan dampak baik yang diterima justru dampak sosial yang tidak baik," ucap Sunarto lagi.
BKKBN berencana melakukan akselerasi kesakaan di beberapa kabupaten atau kota yang ada di Kaltim. Ia mencontohkan Kota Samarinda telah memiliki Saka Kencana yang cukup baik sehingga melalui kolaborasi ini pihaknya akan mendesign kesakaan untuk kabupaten kota lainnya di Kaltim.
Sementara, Ketua Kwarda Kaltim, Fachruddin Japrie juga mendorong niat baik bersama dalam mewujudkan keluarga yang baik dengan melakukan tugas pokok dan fungsi dari Saka Kencana dengan maksimal.
"Intinya kami coba agar para remaja bisa mendorong prinsip Saka Kencana tadi supaya kita bisa sama sama mengantisipasi dampak buruk yang akan diterima apabila tidak dikelola," ucap Fachruddin.
Kendati demikian, ia menilai apabila hal ini dilakukan dengan optimal maka Kaltim dapat terjaga dari stunting, mencegah adanya perkawinan usia dini dan berbagai masalah kesejahteraan sosial dan keluarga kedepan. (Adv)
Editor: Aspian Nur