Masgapar sendiri terdiri dari Masyarakat Peduli Api (MPA) dari 12 desa di Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu dengan total mencapai 75 peserta. Pada kesempatan tersebut, Sect Head SHE Dept PT PAMA Wahyudi menyampaikan, pihaknya melalui program CSR PT Pamapersada Nusantara, akam terus berupaya untuk mendukung program Pemerintahan Desa. Salah satunya program MPA.
"Kami akan terus berupaya untuk mendukung program pengembangan kapasitas masyarakat, salah satunya berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan Karhutla serta kebakaran,"
Disisi lain CSR PT PAMA, Atmaji mengucapkan, upaya yang dilaksanakan bersama tersebut dinilai selaras dengan program CSR PT Pamapersada Nusantara yang telah disusun pada 2023.
"Kami sangat mendukung program kolaborasi yang dilakukan oleh PT KJA dan PT PAMA, mengingat kebutuhan peningkatan kemampuan untuk menangani kondisi bencana, sangatlah perlu diberikan kepada kelompok" ujar Atmaji.
Sementara itu, Kepala Seksi Keamanan, Ketertiban, Masyarakat (Kabtibmas) Kecamatan Batu Sopang Sulistyanto mengatakan, kegiatan positif tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama dalam hal penanganan musibah kebakaran maupun Karhutla.
"Tidak hanya melaksanakan pelatihan saja, tapi di sini juga kami mendapatkan bantuan peralatan untuk menangani kebakaran, seperti fire gear set, alat pemadam api gendong juga ada alat bantu pemadaman api lainnya," papar Sulistyanto.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Paser, Tatang Abdi Mas memaparkan, dari 75 peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan MPA tersebut. Terdiri dari 9 MPA dari Kecamatan Batu Sopang dan 3 MPA dari kecamatan Muara Samu.
"Kami berharap dengan dilaksanakannya kegitan pelatihan tersebut, dapat meningkatkan percepatan penanganan dan penanggulangan kebakaran, baik di pemukiman maupun di hutan dan lahan," pungkasnya. (Adv)
Editor: Maruly Z