Bantuan ini bentuk nyata pencegahan stunting dan sebagai tindakan nyata dari gerakan one day two eggs atau satu hari dua telur. "Penyerahan telur dengan sebutan gerakan one day two eggs itu untuk keluarga yang mempunyai anak stunting di atas 6 bulan, kalau di bawah 6 bulan di wajibkan susu eksklusif karena kandungan telur cocok untuk meningkatkan berat badan dan ditegaskan kembali kepada pola dan perilaku orang tua bagaimana mengubah telur itu menjadi makanan yang tidak membosan," kata Sekretaris DP2KB Kukar, Mastukhah kepada Korankaltim.com, Jumat (28/7/2023) hari ini.
Seperti diketahui Bersama, intervensi penurunan angka prevalensi stunting di Indonesia terus digencarkan oleh pemerintah demi mengejar target angka stunting yang menurun menjadi 14 persen pada tahun 2024.
Sebagai satu dari beberapa upaya penurunan angka stunting itu muncul gerakan one day two eggs dalam artian memberikan konsumsi dua butir telur dalam satu hari kepada anak.
Mastukhah menegaskan, dari hasil survei yang dilakukan, gerakan dua telur sehari itu untuk menyehatkan dan upaya pencegahan stunting pada anak itu sangat efektif.
"Masing-masing menerima empat piring telur untuk dua bulan kedepan, sebenarnya penyuluhan stunting ini bukan hanya dikhususkan untuk Dinas KB saja melainkan dari beberapa kementerian lembaga, hanya saja kami lebih konsen pada reproduksi sehatnya, seperti penguatan tim pendamping keluarga, bagaimana pola asuh kemudian lingkungan sekitarnya juga sangat berpengaruh bagi kesehatan keluarga dan perlunya kerjasama antar 13 lembaga agar generasi kita terbebas dari stunting," paparnya. (adv)