
Selama periode 26-29 Juni 2023, sebanyak 212 hewan kurban berupa 37 sapi dan 175 kambing diserahkan oleh perwakilan pekerja dari 8 area operasi Pertagas ke 195 titik yang tersebar di wilayah provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur & Kalimantan Timur.
Pertagas juga menyerahkan bantuan hewan kurban di sejumlah titik di Kabupaten Kutai Kartanegara yang merupakan wilayah yang dilintasi pipa gas Senipah-Balikpapan. Salah satunya yaitu penyerahan bantuan di Kecamatan Samboja yang turut disaksikan oleh Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Samsun.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Pertagas atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada masyarakat Samboja. Kami harap Pertagas dapat terus meningkatkan kepedulian kepada masyarakat Samboja di bidang pemberdayaan masyarakat khususnya dalam sektor pertanian yang saat ini sedang dibutuhkan oleh masyarakat." ujar Samsun.
Hal senada juga disampaikan, oleh Ta’mir Mushola Nurul Mustofa, Muhammad Imam. Dirinya mengucapkan terima kasih dan syukur atas bantuan yang diberikan oleh Pertagas.
"Bantuan ini sangat membantu kami dan mudah-mudahan menjadi berkah untuk Pertagas dan kita semua”, lanjut Imam.
Sementara itu, terpisah pada Senin (3/7), Corporate Secretary Pertagas, Muhammad Baron menyampaikan bahwa pembagian hewan kurban ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility bertajuk Pertamina Peduli yang dilaksanakan oleh Pertagas setiap tahun.
“Bantuan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam menyambut hari besar keagamaan, namun juga merupakan dukungan terhadap program anti stunting yang dicanangkan oleh pemerintah. Kami harap bantuan ini dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan serta memberikan energi positif bagi masyarakat”, imbuh Baron.
Pertagas berkomitmen untuk melaksanakan program Tanggung Jawab Social & Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan dengan tujuan memberikan value added bagi masyarakat maupun stakeholders yang selaras dengan bisnis perusahaan.
"Serta terus berkontribusi aktif terhadap pencapaian Sustainable Development Goal’s (SDGs) dan Environmental Social Governance (ESG)," pungkasnya. (Adv)