Kali ini, bantuan datang dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Samarinda yang memberikan paket gizi untuk ibu hamil dan anak usia balita melalui Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Kaltim pada Jumat (9/6/2023) hari ini.
Bantuan sebanyak 50 paket gizi ini diserahkan langsung dari Pemimpin Cabang PT PMN Samarinda, Yazdi Anugrah yang kemudian diterimakan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Sunarto yang didampingi jajarannya.
Adapun paket gizi tersebut terdiri dari telur, susu kedelai, ayam beku, kacang hijau, beras, serta mie telur. Dikatakan Yazdi, bantuan berupa paket gizi ini tujuannya tak lain untuk ikut peduli terhadap upaya pemerintah dalam menekan angka stunting di Indonesia yang angkanya masih cukup tinggi.
Selain itu, pemberian bantuan ini pula jelasnya masih dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) PNM ke-24 yang mengambil tema aksi “Bersama Nyata Dalam Karya,”.
“Bantuan paket gizinya sudah kami serahkan langsung tadi melalui Perwakilan BKKBN Kaltim. Harapan kami tentu, apa yang kami berikan ini bisa membantu upaya pemerintah menekan angka stunting,” kata Yazdi.
Dia berharap, paket yang diberikan ini bisa membantu pemenuhan gizi khususnya kepada ibu hamil dan anak usia balita. “Kami upayakan bantuan paket gizi ini terus berlanjut,” harapnya.
Seperti dibaritakan sebelumnya, angka stunting di Kaltim dalam 2 tahun terakhir menunjukan kenaikan, dimana pada 2021 jumlah angka stunting sebanyak 22,8 persen dan naik menjadi 23,9 persen pada 2022. Jika diabsolutkan angkanya, jumlah stunting di Kaltim ada sebanyak 68.830 anak.
Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, jumlah angka stunting di Samarinda berada pada urutan kedua terbanyak mencapai 25,3 persen. Kemudian, urutan stunting terbanyak pertama ada di Kutai Kartanegara dengan 27,1 persen dan Kabupaten Paser berada diurutan tiga terbanyak dengan 24,9 persen. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin