Manfaatkan Limbah Organik, PT Pama Ajak Pelaku UMKM di Desa Batu Sopang Buat Pupuk Kompos
1 menit baca393 kali dibaca

Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER - Sebagai satu dari beberapa perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan di Kabupaten Paser, PT Pamapersada Nusantara Site Kideco Jaya Agung berupaya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat di desa sekitar wilayah kerja mereka.
Diantara kegiatan itu melalui kegiatan program pembuatan pupuk kompos yang berlangsung Sabtu (20/5/2023) akhir pekan tadi. Memanfaatkan limbah organik yang ada di desa Sungai Terik, PT Pamapersada Nusantara mengajak masyarakat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Sungai Terik Kecamatan Batu Sopang.
Dept Head SR-GS PT Pamapersada Nusantara Bhanuarso Kukuh Pambudi menjelaskan, PT Pamapersada akan terus berupaya memberikan dukungan dan suport kepada kegiatan masyarakat di desa. "Dukungan yang kami berikan melalui program-program pembinaan yang dijalankan oleh LPB Pama Daya Taka, harapannya UMKM dapat mempraktekkan materi-materi yang telah didapatkan sehingga bisnis yang dijalankan dapat terus maju dan berkembang," ucap Bhanuarso Kukuh Pambudi kepada Korankaltim.com Rabu (24/5/2023).
Kegiatan yang diikuti oleh 30 Pelaku UMKM terdiri dari bidang pertanian hortikultura dan perkebunan kelapa sawit serta karet. Melalui pelatihan tersebut, diharapkan pelaku UMKM Desa Sungai Terik memiliki keterampilan tambahan yang dapat dilaksanakan guna mendukung peningkatan perekonomian keluarga.
"Dengan instruktur yang berpengalaman, kami harap pelaku UMKM bisa menyerap pengetahuan secara utuh dan selanjutnya menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh, diharapkan dapat mendukung pertimbuhan perekonomian masyarakat," harapnya.
Sementara Kepala Desa Sungai Terik Jumin mengaku terbantu dengan adanya program Pembuatan Pupuk Kompos tersebut. Ia berharap program serupa bisa terus dilakukan, sehungga UMKM di Desa Sungai Terik bisa terus meningkat.
"Kami harap program ini bisa berkelanjutan, sehingga UMKM didesa kami bisa terua berkembang, apalagi pupuk kompos ini juga bisa menjadi alternatif jika terjadi kelangkaan pupuk," kata Jumin. (Adv)










