Kelompok Masyarakat ini Jadi Sasaran Kovergensi DP2KB Kutai Kartanegara untuk Cegah Stunting
1 menit baca250 kali dibaca

Penulis Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Dalam satu pekan ini Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) melakukan road show mini lokakarya (minlok) ke beberapa kecamatan yang tersebar di Kutai Kartanegara.
Kepala DP2KB Kutai Kartanegara Adinur didampingi Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Sri Lindawati mengatakan, minlok merupakan wujud nyata DP2KB memfasilitasi semua stakeholder terkait dalam upaya konvergensi pencegahan stunting. Adapun sasaran konvergensi itu ada beberapa kelompok masyarakat.
Sebagai informasi, konvergensi merupakan pendekatan penyampaian intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi dan bersama-sama untuk mencegah stunting, kepada sasaran prioritas.
“Agar kami mengetahui berapa yang beresiko dari masing-masing sasaran dan sasaran itu antara lain ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan balita” kata Adinur kepada Korankaltim.com Jumat (12/5/2023).
Setelah mengetahui sasaran-sasaran ini, maka kemudian dianalisis permasalahannya apa-apa saja yang sudah disisir di setiap wilayah yang menjadi tugas pendamping keluarga yang mereka sampaikan ke Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Desa. Lantas dari hasil analisisnya itu mereka bawa di acara lokakarya tingkat kecamatan dengan melaporkan ke TPPS Kecamatan.
“Ketua TPPS kecamatan kan camat dan wakil TPPS nya kan kepala Puskesmas jadi supaya mereka secara intervensi spesifik sensitif bisa masing-masing melakukan konvergensi ke arah percepatan penanganan penurunan stunting” sebut Adinur lagi.
Adapun peserta pada setiap kegiatan minlok ini, pihak kecamatan menghadirkan unsur dari TPPS kecamatan, TPPS desa, camat, kepala Puskesmas, petugas gizi Puskesmas, unsur ini dari organisasi profesi di kecamatan yaitu pengurus ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI), kepala desa, unsur PKK, perwakilan Koramil dan Kapolsek, perwakilan KUA dan LPM beserta beberapa lintas sektor terkait.
“Alhamdulillah rata-rata semua lokakarya di kecamatan-kecamatan kemarin berjalan lancar dan menghasilkan perencanaan yang nantinya mereka tindak lanjutin juga sendiri, kita tinggal mengevaluasi sejauh mana tindak lanjut yang sudah direncanakan itu” tutup Adinur. ( Adv)










