Kerja Cepat Penurunan Stunting, DP2KB Gelar Rapat Tim Teknis AKS
1 menit baca329 kali dibaca

Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Sebagai upaya cepat tanggap penurunan stunting atau gizi buruk di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kukar sukses menggelar Rapat Tim Teknis Audit Kasus Stunting (AKS), Rabu (15/3/2023) di Kantor DP2KB Kukar, Tenggarong.
Kegiatan yang dipimpin langsung Sekretaris DP2KB Kukar, Mastukhah ini bertujuan untuk melakukan monitoring evaluasi (monev) terhadap hasil pendampingan keluarga serta menyusun rencana pelaksanaan kegiatan AKS.
"Adapun sasaran AKS ialah calon pengantin (catin), ibu hamil, ibu nifas dan baduta (sebutan yang ditunjukkan untuk anak usia dibawah 2 tahun, red)" katanya kepada korankaltim.com, Selasa (28/3/2023).
Sasaran jumlah dari kriteria kelompok usia yang menjadi target AKS pada triwulan pertama ini masih sedikit yakni ibu hamil 26 orang, ibu nifas 24 orang, baduta sekitar 15 orang. Tindak lanjut setelah dilakukannya Rapat Tim Teknis AKS ialah, DP2KB membentuk empat kelompok untuk masing-masing sasaran.
"Tugas masing-masing kelompok adalah melakukan identifikasi, klarifikasi dan kelengkapan data sasaran berisiko. Setelah selesai maka akan didiskusikan kembali untuk menentukan sasaran yang akan diaudit ke keluarga" terangnya.
Hal senada ditambahkan Kepala DP2KB Kukar, Adinur yang menegaskan upaya penurunan stunting ini memuat empat indikator dengan cakupan di seluruh kecamatan se-Kukar yang meliputi pembentukan tim audit kasus stunting, pelaksanaan audit, diseminasi audit dan evaluasi tindak lanjut audit kasus stunting dan manajemen pendampingan keluarga.
"Selain itu, untuk mengidentifikasi risiko stunting, kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai pencegahan, penanganan kasus, perbaikan tata laksana kasus dan pemberian rekomendasi penanganan kasus" tegas Adinur. (Adv)
Editor: Rusdianto







