Hal tersebut diutarakan Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Dr Abdunnur saat menjadi pemateri diskusi yang digelar di gedung olahraga (GOR) 27 September, Unmul pada Jumat (3/3/2023).
Adapun enam prinsip tersebut yang pertama adalah menjaga intensitas komunikasi yang baik oleh ketiga pilar agar tidak ada mis komunikasi di lapangan dalam menjalankan tugas, kemudian prinsip transparansi atau keterbukaan dalam menjalankan program sehingga menimbulkan rasa aman di masyarakat.
Selain itu, ketiga pilar juga jelas Rektor harus dapat melakukan sinergi yang harmonis, menjaga kesetaraan sehingga tidak menimbulkan sifat ego di lapangan, memiliki komitmen yang kuat untuk menjalankan tugas, serta adanya keinginan ketiga pilar dalam membangun kemitraan yang baik.
“Ketiga pilar ini harus bekerja bersama, kita sudah pahami sebuah bangsa tidak akan berhasil jika di dalamnya bekerja sendiri-sendiri atau berkelompok. Menjaga kondusifitas Pemilu ini penting dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga demi menjaga keutuhan sebuah bangsa,” jelas Abdunnur.
Rektor menambahkan, Unmul yang memiliki 36 ribu mahasiswa juga memiliki peran penting dalam ikut menjaga kondusifitas pelaksanaan Pemilu demi mewujudkan keamanan dan ketertiban di masyarakat baik di dalam maupun luar kampus.
Sebagai seorang akademisi, pihaknya juga mengingatkan ketiga pilar tersebut juga harus dikuatkan dengan pilar-pilar lainnya yakni empat pilar kebangsaan yang meliputi pemahaman terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta Bhineka Tunggal Ika yang menjadi satu kesatuan utuh memberikan rasa aman serta mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
Untuk diketahui, bimbingan teknis tiga pilar plus yang digelar Polda Kaltim dengan tema Kesiapan Tiga Pilar Dalam Jaga Kondusifitas pada Penyelenggaran Pemilu 2024 dan Menyukseskan Pembangunan IKN Nusantara ini menghadirkan sejumlah narasumber yang akan terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan Pemilu.
Mereka adalah Rektor Unmul, Ketua KPU Kaltim, Ketua Bawaslu Kaltim, Kasatgas Pembangunan IKN, Otorita IKN, Dirreskrimum Polda Kaltim, Dirintelkam Polda Kaltim serta Aster Kasdam VI Mulawarman. (Adv)