"Isu konsorsium 303 sudah menyebar di masyarakat. Mau benar atau salah, Pak Kapolri harus memberikan jawabannya. Kemudian Polri harus berdaulat pada hukum dan kewenangannya. Jangan sampai malah kejahatan yang berdaulat pada kewenangan Polri," ungkap Harum sapaannya di hadapan Kapolri.
Sebelumnya pada, Senin (22/8/2022) lalu saat Komisi III DPR RI menggelar rapat dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Komnas HAM dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Rudy Mas'ud mengatakan agar Kompolnas yang diketuai oleh Menkopolhukam Mahfud MD, dapat memberi masukan kepada Polri mengenai jabatan yang diisi oleh perwira tinggi Polri,
"Banyak Polisi-Polisi senior yang merasa tidak mendapat kesempatan, yang tentunya memiliki jam terbang yang lebih baik. Maka ke depan saya harap Kompolnas bisa memberi masukan agar posisi-posisi strategis seperti Kadiv Propam ini bisa dipimpin oleh perwira senior yang memiliki jam terbang lebih baik," ucap Ketua DPD Golkar Kaltim ini.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di depan Komisi III DPR RI menegaskan, Polri solid dalam menangani kasus penembakan Brigadir J yang didalangi Irjen Ferdy Sambo.
"Dalam penanganan kasus ini kami solid, pak. Kami diminta Pak Presiden mengusut tuntas jangan ragu-ragu dan ada yang ditutupi. Jangan turunkan kepercayaan publik kepada Polri untuk bisa mengungkap kasus ini," kata Kapolri yang didampingi 18 anggota Tim Khusus di gedung DPR/MPR RI. (Adv)
Penulis : Faishal Ays
Editor: Maruly Zainuddin