
Kegiatan ini menghadirkan beberapa perwakilan instansi daerah serta mahasiswa UBT Kota Tarakan. Disampaikan Dandim, selain masyarakat sipil, juga boleh diikuti kalangan ASN dengan syarat mendapat izin atasan.
Mengenai target perekrutan Komcad di Kota Tarakan Dandim mengatakan, tidak ada batasan atau pendaftar bisa sebanyak-banyaknya. Meski demikian, tetap akan diseleksi di Kodam VI/Mulawarman hingga menghasilkan kuota yang telah ditentukan.
“Mereka yang lulus seleksi nanti akan mengikuti pendidikan militer di Rindam selama tiga bulan,"jelas Dandim.
Ia menegaskan bahwa Komcad diperlukan untuk bela negara disaat kondisi darurat, untuk dikerahkan selain komponen utama, TNI dan Polri. Jadi, mereka bisa dipanggil sewaktu-waktu dibutuhkan.
Setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan militer, untuk ASN maupun sipil dikembalikan ke tugas atau profesi masing-masing.
“Untuk sipil, pasca pelatihan tetap dalam pembinaan Kodim 0907/Trk sedangkan untuk ASN, di bawah pembinaan atasanya," jelas Dandim.
Dandim juga mengimbau masyarakat agar mengikuti program tersebut, sebagai wujud cinta Tanah Air dan NKRI. "Mari kita tingkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa yang telah menjadi budaya dan ideologi bangsa Indonesia. sekaligus menjadi benteng pertahanan negara,”pungkasnya. (adv)
Sumber: Pendim 0907/Trk
Editor: Maruly Z