Kapendam VI/Mlw Kolonel Inf Taufik Hanif menjelaskan, keberhasilan ini menambah deretan prestasi luar biasa para prajurit yang bertugas di tapal batas Negara.
Ditegaskannya, penggagalan penyelundupan sabu berawal dari Briptu Iswandi anggota Pospol Aji Kuning Polsek Sebatik Barat yang mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang mencurigakan berjalan kaki menuju Jalan Mulawarman, Desa Aji Kuning RT 01 Kecamatan Sebatik Tengah, Nunukan. Orang yang mencurigakan tersebut diperkirakan dari Malaysia dan singgah di pelabuhan atau pangkalan darurat Tanah Merah di wilayah Sebatik-Malaysia.
Dari informasi tersebut diadakan koordinasi antara Briptu Iswandi dan Sertu Syarifuddin anggota Tim 1 SGI yang selanjutnya berbagi tugas untuk penutupan jalan dari pangkalan darurat Tanah Merah di wilayah Sebatik-Malaysia. Pada pukul 11.25 WITA Briptu Iswandi dan Sertu Syarifuddin berangkat menuju sasaran tersebut dengan jalur yang berbeda.
Setelah sampai di lokasi, Briptu Iswandi bertemu dengan orang yang dicurigai.
Tersangka memiliki ciri-ciri rambut pendek sedikit botak, tinggi badan kurang lebih 160-170 Cm, memakai celana pendek, baju kaos lengan pendek warna abu-abu dan berkulit putih tersebut saat ini masih dalam pengejaran.
Tim 1 SGI bersama anggota Pospol Aji Kuning selanjutnya kembali ke lokasi awal untuk melakukan pencarian barang bukti. Dari hasil pencarian barang bukti didapatkan 3 bungkus sabu-sabu diperkirakan seberat 3 Kg, 2 unit ponsel, 1 buah tas loreng, 1 sandal, 1 payung, 1 jaket biru. Adapun barang bukti saat ini diserahkan ke Polsek Sebatik Barat.
Sumber: Pendam VI/Mlw