Komandan Kodim (Dandim) 0907/Tarakan, Letkol Inf Reza Fajar Lesmana,S.I.P.M.Si mengatakan, awalnya penyaluran bantuan ini akan dilakukan di awal Agustus 2021 lalu, namun karena ada birokrasi yang perlu diselesaikan bersama stakeholder lainnya, maka penyaluran bantuan baru bisa direalisasikan pada Jumat (15/10/2021).
Ia menambahkan, adapun kerja sama yang dilakukan dalam penyaluran bantuan yakni melibatkan BRI,KPPN, Dinsos Tarakan dan Disdagkop Tarakan. Bantuan ini diberikan pemerintah dalam rangka mengatasi dampak dari pandemi Covid-19 bagi pelaku usaha mikro yang belum menerima bantuan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). “Kami mendata bukan mendata manual, tapi memasukkan dalam aplikasi khusus yang disiapkan pemerintah,”jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, selama pendataan pihaknya juga berkoordinasi dengan Disprindakop dan Dinas Sosial Tarakan serta Polres Tarakan, karena penyaluran bantuan ini bersamaan dengan kegiatan yang dilakukan Polres Tarakan. “Harus betul-betul selektif. Jangan sampai data di kami, masuk juga di Polres Tarakan,” ujarnya.
Ia menegaskan,total ada 750 orang yang sudah didata oleh Babinsa di masing-masing kelurahan. Sesuai target awal untuk dialokasikan ke Tarakan. Sementara di daerah lain ada sampai 4 ribu orang penerima bantuan. Kalau di Kodim 0907/ Tarakan sementara data awal 750 orang dulu,rencana penyaluran dilakukan selama tiga hari yakni Sabtu (16/10/2021) dan Senin (18/10/2021).
“Jadi tiga tahap. Hari ini (15/10/2021) 200 orang, besok (hari ini) 300 orang, lalu Seninnya (18/10/2021) insya Allah 250 orang,”pungkasnya.
Sumber: Pendam VI/Mlw
Editor: Maruly Z