Pada event pameran kali ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melibatkan OPD terkait yaitu Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik, Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perkebunan, RSU AM Parikesit, dan BAPPEDA.
Sesuai dengan fokus RPJMD pada bidang Infrastruktur, pariwisata, pertanian dalam arti luas. Program yang ditampilkan dan menarik perhatian pengunjung adalah tambak direvitalisasi (MBAK RITA), program smart regency, program inovasi layanan DPMPTSP yaitu “Wayah ni Izin Dipelayanan Kawa di Kiau ke Sana ke Mari” (WIDYASARI) dan “Rekam Cetak Izin Tanda Tangan Elektronik Garansi Satu Jam Tuntas” (RITA ELEGAN).
Selain itu juga, ditampilkan produk UKM dari wilayah Kecamatan Tenggarong, Kecamatan Muara Badak, dan Kecamatan Samboja, berupa produk hasil kerajinan, makanan olahan, maupun cinderamata khas Kutai Kartanegara. Buah Lai dan amplang menjadi primadona pada event pameran ini. Keunikan Lai dan rasa khas amplang Kutai Kartanegara menarik perhatian pengunjung.
DPMPTSP merancang stan pameran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara agar ditampilkan dalam bentuk miniatur jembatan kukar. Desain stan yang inspiratif berhasil menarik perhatian pengunjung. “Banyak sekali yang berkunjung dan berfoto di stand kita, terlebih saat Ibu Bupati berada di stand pameran, banyak kepala daerah yang datang untuk menyapa beliau” jelas Bambang Arwanto, kepala DPMPTSP Kukar.
Desain jembatan ditetapkan dengan konsep bahwa event ini adalah sarana untuk meningkatkan kemitraan yang menjembatani pemerintah dengan dunia usaha, maupun antar pelaku swasta, baik dalam pembangunan infrastruktur, pariwisata, dan pertanian, serta dalam hal promosi dan pengembangan UMKM yang ada di Kutai Kartanegara. (adv)