Rektor Unikarta Dr. Sabran mengatakan lomba ini merupakan bagian penting dari visi misi ‘Kampus Ungu’ yaitu untuk menghasilkan lulusan yang bertaqwa kepada Tuhan YME, bermoral dan berwirausaha. “Pada sisi lain juga ini erat kaitannya dengan program pemerintah yakni Gerakan Etam Mengaji. Secara rutinitas memang di Unikarta telah melakukan program-program yang bersifat akademik misalnya saja program spiritual gathering yang dilaksanakan setiap hari Sabtu dan juga program lainnya dalam rangka untuk menciptakan dan mengkreasi lulusan yang kita harapkan sesuai dengan visi misi kita,” katanya kepada Koran Kaltim.
Untuk diketahui ada empat cabang lomba yang diselenggarakan dalam ajang perdana kali ini yakni Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Syahril Quran (MSQ), Musabaqah Khatthil Quran (MKQ) dan Musabaqah Makalah Ilmiah Quran (MMIQ) diselenggarakan mulai 31 Juli sampai 4 Agustus.
Rektor menegaskan, disamping fokus pada program kewirausahaan juga ingin memperdalam kajian pengembangan tilawatil Quran. “Ini penting dan sesuai harapan kita semua. Nanti kalau dahulu itu ada yang disebut ulama plus, saya berharapa ke depan ini ada sarjana plus. Punya ijazah punya kemampuan secara akademik tetapi juga memiliki kemampuan di bidang keagamaan,” tegasnya.
“Kita ingin menyajikan itu kepada masyarakat kepada keluarga bahwa mahasiswa Unikarta memiliki plus baik itu bisa berwirausaha, memiliki kemampuan di bidang akademik penelitian dan sebagainya tetapi juga paham tentang ilmu keagamaan terutama tilawatil Quran,” imbuh Sabran. (adv/hei)