VP Business Support Division Badak LNG, Bambang Priadi mengharapkan seminar ini bisa menyiapkan pemuda entrepreneur di Bontang yang mumpuni.
“Bontang merupakan wilayah yang memiliki SDM di berbagai sektor, melalui seminar diharapkan dapat menyiapkan pemuda entrepreneur mumpuni dan Badak LNG akan terus sinergis dengan pemkot meningkatkan kualitas SDM,” katanya.
Sesuai dengan tema HUT RI, Badak LNG secara khusus mengundang narasumber yang memotivasi. “Sukses bukan keberuntungan tapi sesuatu yang diupayakan. Motto Badak LNG maju bersama masyarakat bisa terealisasikan dan kami menargetkan menciptakan entrepreneur Bontang lebih dari 1001 bisa tercapai,” pungkasnya.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, sebanyak 75 persen pelaku usaha di Bontang berkecimpung di dunia kuliner. Ini dilihat saat malam hari, pelaku membuka usaha makanan dan minuman, sisanya industry.
Tantangan pemkot bagaimana mengurangi pengangguran di Kota Bontang. “Tidak boleh terlena bahwa harus kerja di perusahaan, tapi bagaimana menciptakan lapangan usaha sendiri,” kata Neni.
Melihat Gisneo Pratala, Neni mengaku bangga. Sebab di usia muda mampu menciptakan usaha sendiri, bahkan pekerjaannya tidak perlu modal besar karena menggunakan teknologi digital.
Dalam memberikan motivasi, Gisneo Pratala mengatakan agar jangan takut gagal berusaha.
“Gagal itu tidak masalah saat ingin mendapatkan sesuatu. Pengusaha gagal disenyumin saja, pengusaha tidak hanya materi, pengusaha soal hidup. Jadi, kita harus tahu bagaimana membuat sesuatu,” ujar Gisneo.
“Kita melihat masalah, kita menyelesaikannya. Itu satu kunci lagi, kita boleh kehilangan semua tapi tidak boleh kehilangan harapan,” tandas Gisneo. (*)